Kehendak Bapa

Renungan Rabu 2 November2022, Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman

Bacaan: 2Mak. 12:43-46Mzm. 130:1-2,3-4,5-6a,6-7,81Kor. 15:20-24a.25-28Yoh. 6:37-40

Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman. (Yohanes 6:40)

Hari ini gereja merayakan peringatan mulia arwah semua orang beriman. Oleh karena itu, Santo Paulus mengingatkan kita tentang pentingnya iman akan Kristus. Kristus yang bangkit adalah yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal, yang dibangkitkan untuk kehidupan yang akan datang. Firman Tuhan menegaskan hingga dua kali kehendak Bapa yang dilakukan Tuhan Yesus, bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya yaitu dibangkitkan pada akhir zaman (Yohanes 6:39-40) dan hidup kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Orang yang hidup dan menghidupi ajaran-Nya, mempunyai harapan akan bangkit bersama Kristus. Hidup dan mati kita adalah milik Kristus. Jika di dalam hidup kita mengenal, mencintai dan mengikuti-Nya, maka kematian merupakan anugerah sebab kematian merupakan perjumpaan dengan Kristus. Dengan kebangkitan-Nya, Ia memberi kehidupan yang baru yaitu hidup dalam persatuan dengan Allah Bapa dan dengan Tuhan Yesus. Pengharapan ini menyatakan bahwa Allah lebih berkuasa dan lebih besar daripada kematian.

Kematian pasti akan kita alami, Bagaimana kita mengisi kehidupan  ini akan menentukan keadaan kita setelah kematian. Hidup adalah kesempatan untuk terus berbuat kasih sebagaimana Kristus ajarkan. Jika kita percaya dan melakukan kehendak-Nya, maka kita akan selamat baik di dunia ini maupun di dunia yang akan datang.

Peringatan arwah semua orang beriman yang kita kenangkan hari ini merupakan bagian yang tidak dipisahkan dengan hari raya semua orang kudus yang kemarin kita peringati. Keterikatan ini menandakan kesatuan kita dengan semua orang beriman. Oleh karena itu, setelah merayakan dan bersukacita bersama orang beriman yang jaya, kita yang masih berjuang di dunia ini, mari berdoa untuk  jiwa-jiwa yang masih menderita.

Bapa, kami bersyukur sebab Tuhan kami Yesus Kristus telah menebus dosa-dosa kami umat-Mu yang masih berjuang ini. Kami mohon belas kasih dan kerahiman-Mu agar jiwa-jiwa yang masih menderita mengalami kebahagiaan kekal di surga bersama Tuhan Yesus Kristus yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin. (ECMW)

Share This :
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
×