Setia dalam Doa

Renungan Selasa, 11 Januari 2022, hari biasa.

Bacaan: 1Sam. 1:9-20; MT. 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcdMrk. 1:21b-28.

Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya: “Aku telah memintanya dari pada TUHAN.” (1Samuel 1:20)

Menjelang hari Natal mendadak pembantu saya harus pulang ke desa karena ayahnya sakit keras dan dirawat di ICU. Dengan berat hati kami mengantarnya ke terminal. Namun keesokan harinya dia memberi kabar bahwa ayahnya meninggal dunia. Dia sempat menemui ayahnya di rumah sakit, meskipun tak dapat berbicara tetapi ayahnya tahu bahwa anaknya datang pada saat terakhirnya.

Kemudian pembantu saya memberitahu bahwa dia akan menunggu hingga peringatan empat puluh hari ayahnya sebelum kembali bekerja. Hal ini membuat saya sedih dan gelisah karena di rumah sudah terbiasa ada orang yang membantu dan menemani saya di samping seekor anjing kesayangan kami. Maka tak ada lain yang saya perbuat kecuali datang dan berdoa kepada-Nya untuk menyatakan apa yang saya rasakan. Kalau pun harapan saya agar ada pembantu pengganti belum terjadi, saya percaya Dia akan memberikan rahmat kekuatan melalui apa pun, yang akan memampukan saya melewati semuanya dengan sabar dan rasa syukur. Itulah kekuatan dalam doa.

Seperti Hana yang terus berdoa hingga akhirnya setahun kemudian Allah mengabulkan doanya. Hana melahirkan seorang bayi laki-laki, Samuel namanya.

Kemarin pembantu saya menelepon bahwa dia bisa kembali ke rumah kami sambil menunggu peringatan empat puluh hari ayahnya meninggal. Sungguh merupakan kabar baik bagi saya dan memberikan harapan baru serta sukacita sepanjang hari. Meskipun hal tidak punya pembantu bukanlah masalah yang besar, namun justru melalui hal-hal biasa Allah selalu peduli dengan apa yang dirasakan anak-anak-Nya.

Terimakasih Tuhan Yesus, Engkau adalah gembalaku yang baik, takkan kekurangan aku. Penyertaan dan penghiburan-Mu semakin nyata dalam hidupku. Tambahkanlah rahmat kesetiaan dalam iman, pengharapan, dan kasih kami akan Engkau. Amin.

(IMH)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20