Datang Dengan Kemuliaan-Nya

Renungan Kamis 25 November 2021

Bacaan: Dan. 6:12-28; MT Dan. 3:68-74; Luk. 21:20-28

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. (Lukas 21:27)

Injil hari menggambarkan tentang runtuhnya Yerusalem. Di situ kita dapat melihat bagaimana kekacauan yang terjadi, banyak orang ketakutan dan melarikan diri, kesesakan yang dashyat akan melanda negeri. Begitu juga di bagian berikutnya bercerita mengenai kedatangan Anak manusia di mana juga akan terjadi banyak tanda, laut akan bergelora dan langit akan bergoncang, banyak orang yang akan dilanda ketakutan dan kecemasan.

Dari hal tersebut saya melihat bahwa tidak ada sesuatu hal yang akan abadi di dunia ini, semuanya akan berakhir pada waktunya, bahkan juga dengan kehidupan kita di dunia ini. Yang menjadi pertanyaan apakah kita sudah siap jika hal tersebut akan terjadi, yaitu ketika Yesus anak manusia datang kembali untuk kedua kalinya. Apakah kita termasuk golongan orang-orang yang mati ketakutan karena cemas ataukah kita dapat bangkit mengangkat muka karena justru penyelamatan sudah dekat.

Kita sebagai anak-anak Allah yang mempunyai relasi dan kedekatan dengan-Nya tidak perlu takut ketika hal ini terjadi, sebaliknya kita mempunyai keyakinan bahwa kita akan diselamatkan. Seperti halnya pada bacaan pertama diceritakan Daniel yang seorang hamba Allah yang taat, tekun berdoa dan menyembah Tuhan sehingga ketika banyak orang di sekelilingnya berusaha menjebak dan menjatuhkan dia maka dia diselamatkan Tuhan. Bahkan ketika dia dilemparkan ke dalam kandang singa sekalipun dia bisa keluar dengan selamat tanpa kekurangan suatu apapun. Ini merupakan bukti bahwa Allah mampu menyelamatkan Daniel yang percaya, berharap dan selalu setia kepada-Nya.

Bacaan hari ini mengingatkan saya untuk terus memperbaiki hidup dan mempunyai relasi yang erat dengan Tuhan seperti halnya Daniel. Karena kita tidak mengetahui kapan saatnya krisis dan badai datang dalam kehidupan kita. Bisa saja kita tiba-tiba mengalami sesuatu krisis dalam pekerjaan dan kondisi ekonomi kita, mungkin juga sakit penyakit atau kita dikhianati dan dilukai oleh teman kita sendiri atau orang-orang di sekitar kita. Seperti pandemi ini yang tiba-tiba datang menghancurkan kehidupan banyak orang, di saat-saat seperti itu hanya Tuhan yang dapat menolong dan menyelamatkan kita. Kita juga tidak tahu kapan waktu kita akan tiba dan apakah saat itu kita sudah siap untuk menghadap-Nya. Oleh karena itu saat ini kita harus terus mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan dengan berdoa, membaca dan merenungkan firman-Nya sehingga iman kita semakin bertumbuh di dalam-Nya dan supaya kita dapat menantikan kedatangan-Nya yang kedua kali dengan hati yang penuh dengan pengharapan bahwa kita akan diselamatkan.

Marilah kita berdoa, Bapa yang terkasih terima kasih Engkau mengingatkan kami melalui firman-Mu hari ini bahwa Engkau adalah Allah yang yang mengasihi kami dan mampu menyelamatkan kami dari keadaan yang terburuk sekalipun. Seperti daniel yang Engkau selamatkan walaupun dia dilemparkan ke dalam kandang singa, kami mau selalu setia kepada-Mu ya Bapa. Kami mohon bimbing kami dengan tuntunan Roh Kudus sehingga kami mampu untuk terus berjalan dalam iman dan pengharapan akan Engkau. Terima kasih ya Bapa. Amin. (MAR)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20