Bertanggung Jawab

Renungan Rabu 17 November 2021

Bacaan: 2Mak. 7:1,20-31; Mzm. 17:1,5-6,8b,15; Luk. 19:11-28;

Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali. (Lukas 19:13)

Hari ini Yesus memberi perumpamaan mengenai seorang bangsawan yang hendak pergi ke negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja. Bangsawan itu memanggil sepuluh hambanya dan memberi mereka sepuluh mina untuk dikembangkan. Setelah dinobatkan menjadi raja, ia kembali dan memanggil para hamba yang sudah diberi tanggung jawab atas mina yang diberikan dan meminta pertanggungjawaban mereka.

Hamba yang pertama dan kedua bertanggung jawab atas perintah tuannya, masing-masing menghasilkan sepuluh mina dan lima mina. Hamba yang ketiga tidak menghasilkan apa-apa, dia tidak melaksanakan tugasnya. Ia tidak bertanggung jawab atas perintah tuannya.

Tuhan menghendaki agar kita bertanggung jawab untuk mengembangkan apa yang Tuhan berikan kepada kita, tidak berdiam diri sehingga apa yang kita terima dari Tuhan akhirnya tidak berguna. Berapapun yang kita terima, berapapun yang kita hasilkan harus kita syukuri. Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita dari latar belakang pendidikan yang sama, pekerjaan yang sama, bahkan mungkin dengan saudara kita sekandung belum tentu dalam perjalanan hidup kita menjadi orang yang sama. Apapun yang kita miliki dan hasilkan haruslah selalu kita syukuri. Yang terpenting adalah sikap tanggung jawab terhadap setiap apa yang telah Tuhan berikan. Apapun panggilan kita mungkin sebagai ayah, sebagai ibu rumah tangga, sebagai karyawan, sebagai dokter, atau apapun juga panggilan kita, kita punya tanggung jawab untuk melayani Allah dalam diri sesama dan mengembangkan apa yang Tuhan berikan bukan untuk diri sendiri melainkan juga untuk kebahagiaan sesama.

Marilah kita terus bersyukur, terus berjuang dan bertanggung jawab dalam mengembangkan pemberian Tuhan dalam hidup kita dengan tetap setia dan bertekun dalam doa, mau menolong sesama, dan menggunakan karunia yang kita miliki untuk semakin memuji dan memuliakan nama Tuhan sehingga menghasilkan buah dalam hidup kita.

Doa

Allah Bapa di surga, kami bersyukur kepada-Mu atas segala karunia yang telah Kau berikan kepada kami. Semoga kami menjadi hamba-hamba-Mu yang bertanggung jawab dan setia dalam mengembangkan karunia yang Engkau berikan kepada kami seturut dengan kehendak dan rencana-Mu sehingga berguna bagi diri kami sendiri, sesama dan demi kemuliaan nama-Mu. Amin. (KLC)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20