Siap Sedia

Renungan Rabu 20 Oktober 2021, hari biasa, pekan biasa XXIX

Bacaan: Rm. 6:12-18; Mzm. 124:1-3,4-6,7-8; Luk. 12:39-48

Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan.” (Lukas 12:40)

Suatu saat entah kapan, hidup kita akan berakhir. Tuhan akan menjemput kita lalu menakar hidup kita dengan kebijaksanaan-Nya, menentukan nasib kita secara definitif, hidup bahagia bersama Allah atau hidup sengsara dalam api tak terpadamkan. Bagaimana kita bisa terhindar dari hidup dalam api tak terpadamkan itu?

Yesus bersabda: Hendaklah kamu siap sedia. Siap sedia tidak hanya berarti selalu berjaga atau siaga, tetapi terutama berjaga dalam mengisi hidup secara bermutu dengan mengembangkan karunia, talenta, dan semua potensi yang kita terima dari Allah secara maksimal.

Dalam kehidupan ini kita diberi banyak oleh Tuhan, dan pemberian Tuhan itu cuma-cuma. Badan yang sehat, kepandaian, dan bakat yang Tuhan berikan, sehingga kita bisa hidup dengan baik untuk memuliakan Tuhan serta melayani sesama. Bukan untuk memegahkan diri dan menyalahgunakan apa yang telah kita terima dari-Nya. Apalagi jika kita masih berpikir: ini milikku, ini kepunyaanku, aku bebas memakai sesuka hatiku. Peduli amat dengan orang lain?

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.” (Lukas 12:48). Jadi kita diminta menghasilkan buah sebanyak-banyaknya dari karunia yang telah dipercayakan Tuhan untuk diserahkan kepada-Nya.

Pada bacaan pertama, Rasul Paulus mengingatkan umat di Roma dan juga kita semua agar tidak menghambakan diri pada dosa, namun senantiasa bertekun dalam penyerahan diri kepada Allah. Artinya beriman kepada Allah bukanlah hal yang sekali diucapkan dan sekali jadi. Dari kita dituntut kesadaran diri yang terus menerus, mawas diri, dan berjaga-jaga terhadap kemungkinan jatuh ke dalam dosa.

Jadi mari kita selalu siap sedia menanti kedatangan Tuhan dan dapat mempertanggungjawabkan rahmat dan karunia-Nya yang telah kita terima.

Doa: Allah Roh Kudus tolong kami agar selalu siap sedia dan menjaga hidup dalam kekudusan, sehingga ketika Engkau datang, Kau dapati kami sebagai hamba yang baik dan pintu surga boleh terbuka bagi kami. Amin.

(MLEN)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20