Satu-satunya Jalan

Renungan Selasa14 September 2021, Pesta Salib Suci

Bacaan: Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)

Ketika seseorang akan berkunjung ke Vatikan, tentu orang itu lebih percaya berangkat bersama dengan orang yang berasal dari Vatikan daripada berangkat bersama dengan orang yang bukan dari Vatikan. Karena dia percaya bahwa  orang yang berasal dari Vatikan itu tahu betul jalan menuju ke negaranya, sehingga tidak akan salah tujuan atau tersesat.

Sungguh menjadi suatu anugerah yang tak ternilai harganya, ketika Yesus memilih kita untuk mengikuti Dia. Karena pengharapan hidup kekal ada di depan kita dan kita tinggal meraihnya. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk bisa meraih pengharapan itu, kita memerlukan iman. Tanpa iman, manusia tidak memiliki pengharapan. Harapan inilah yang membuat manusia bertahan menanggung segala macam penderitaan dan kesulitan hidup, karena berharap akan kehidupan kekal di surga.

Demikian pun halnya kita, sebagai umat Kristiani, karena kita yang telah dipilih oleh Kristus sudah barang tentu kita tidak akan tersesat dan pasti akan sampai di surga ketika kita mau berjalan bersama Kristus. Karena Kristus turun dari surga dan akan kembali ke surga maka Kristus adalah jalan satu-satunya menuju surga.

Kristus memang telah memilih kita untuk menjadi pengikut-Nya. Namun demikian hal ini memerlukan syarat supaya kita bisa memperoleh hidup kekal seperti yang ditulis Santo Yohanes,  “Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan.”  Sebagai seseorang yang mengimani Kristus, hendaknya kita harus menempatkan Kristus sebagai yang tertinggi dalam hidup kita. Menempatkan Kristus menjadi yang pertama dalam hati kita, menjadikan Kristus sebagai  sumber gaya hidup kita. Tentunya hambatan, rintangan dan tantangan akan menghadang, pergumulan batin bisa terjadi, tetapi ketika kita mau berserah dan percaya pada Kristus, janji Allah akan terbukti, janji Allah akan digenapi. Supaya setiap orang yang percaya kepadanya beroleh hidup kekal.

Doa:  Ya Tuhan Yesus, sungguh kami bersyukur kepada-Mu, karena begitu besar kasih-Mu sehingga Engkau pilih kami untuk menjadi bagian dari Kerajaan Surga. Kami menyadari akan konsekuensi sebagai pengikut-Mu, bahwa akan ada godaan, rintangan, hambatan dan tantangan serta pergumulan. Kami mohon kepada-Mu ya Tuhan, rahhmati kami, kuatkan kami, agar kami mampu melalui segala bentuk cobaan dengan hati yang berserah dan berharap penuh kepada-Mu. Karena kami yakin dan percaya bahwa Engkaulah satu-satunya juru selamat. Amin. (AJS)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20