Milikku adalah Milik-Mu

Renungan Jumat 17 September 2021

Bacaan: 1Tim. 6:2c-12; Mzm. 49:6-7,8-9,17-18-20; Luk. 8:1-3

Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka. (Lukas 8:3b)

Hari ini Gereja memperingati Santo Robertus Bellarmino, seorang Kardinal dan Pujangga Gereja. Santo Robertus Bellarmino lahir di daerah Tuscany Italy dari kerurunan bangsawan. Beliau terkenal sangat pintar sehingga Sri Paus Klemens VIII ketika mengangkatnya menjadi seorang Kardinal memuji dengan kata-kata: ”Kami mengangkat orang ini karena Gereja Allah tidak memiliki seorang pintar yang setara dengannya.” Pujian ini menyebabkan Santo Robert berusaha memprotes dan menyatakan penolakan terhadap pengangkatannya. Di sini terlihat kerendahan hati Santo Robertus Bellarmino.

Injil hari ini yang diambil dari Lukas 8 ayat 3b menunjukkan perempuan-perempuan yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Hari ini kita diperlihatkan oleh Yesus bagaimana Yesus juga bersahabat dengan sosialita zaman itu. Arti sosialita yang sebenarnya sangatlah indah pada awalnya, yang memiliki arti orang-orang yang memiliki derajat tinggi atau terpandang dan mereka memiliki jiwa sosial terhadap orang-orang yang kurang mampu. Tetapi makna kata sosialita di Indonesia terjadi pergeseran makna yang sangat berbeda dengan makna aslinya menjadi sekelompok orang yang berpartisipasi dalam aktivitas sosial dan menghabiskan waktu untuk menghibur dan dihibur dalam kegiatan kelas atas, memamerkan apa yang dipakai, kendaraan yang mewah dan lain lain.

Yesus tidak mengajarkan bahwa kita tidak boleh kaya, kita tidak boleh menonjol karena kepintaran kita, tetapi kita harus mengerti apa yang ada dalam diri kita, apa yang kita miliki harus kita gunakan untuk kepentingan semua orang dengan sebaik-baiknya. Hal ini ditekankan juga dalam bacaan pertama dalam 1 Tim 6:7 –  “Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa keluar.”

Semoga dengan bacaan hari ini kita diteguhkan untuk memakai apa yang kita miliki dengan mempersembahkannya untuk Kemuliaan Tuhan.

Doa: Allahku yang kukasihi, hari ini Engkau mengingatkan kami melalui Santo Robertus Bellarmino, dalam kehidupan ini hendaklah kita menjalaninya dengan tidak sombong terhadap kepintaran yang dikaruniakan kepada kita, tidak sombong akan apa yang kita miliki, karena kita diingatkan bahwa ketika kita lahir tidak membawa apa-apa dan ketika kita meninggal nantinya kita pun tidak membawa apa-apa. Buatlah kami selalu mengerti bahwa apa yang kami miliki adalah semua berasal dari anugerah dan rahmat-Mu, Engkau memiliki rencana terhadap apa yang Kauberikan kepada kami, kami harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang Kauberikan kepada kami dengan sebaik baiknya untuk kepentingan sesama kami. Kami mohon ya Tuhan untuk semua doa dan pengharapan kami, yang kami panjatkan ini, semoga Engkau terima di hadirat-Mu dengan perantaraan Putra-Mu yang terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin. (AlX)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20