Hati yang Diperbarui

Renungan Jumat 3 September 2021, Peringatan Wajib St. Gregorius Agung

Bacaan: Kol. 1:15-20; Mzm. 100:2,3,4,5; Luk. 5:33-39

Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. (Lukas 5:37-38)

Dalam segelas air keruh, ketika kita tambahkan air yang jernih agar air dalam gelas dapat menjadi air yang bersih, maka gelas tersebut harus terbuka, agar air yang kotor itu dapat mengalir keluar dan berganti dengan air bersih yang tinggal dalam gelas tersebut.

Bacaan injil hari ini mengingatkan saya saat membaca firman setiap hari. Apakah hati saya terbuka dan mau menjadi pelaku firman, atau hanya sekedar membaca firman setiap hari sebagai rutinitas? Di mana sebagai seorang kristiani saya dituntut agar setiap hari menyediakan waktu teduh untuk berdoa dan membaca firman Tuhan, sedangkan saya sendiri sesungguhnya tidak memiliki kerinduan untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus dan menerima kasih-Nya melalui firman yang saya baca dan renungkan. Sehingga meskipun saya membaca firman setiap hari, namun hidup saya tidak mengalami perubahan untuk semakin bertumbuh dalam kasih.

Agar anggur baru, kasih Kristus, bisa masuk dan tinggal dalam hati saya, maka saya harus mau membuka hati, berusaha menjadi pelaku firman, menyerahkan hidup pada Yesus sebagai Tuhan dan Rajaku, maka hatiku akan diperbarui terus menerus sepanjang hidupku.

Doa: Tuhan Yesus aku bersyukur karena kasih-Mu yang tak berkesudahan dalam hidupku. Melalui kekuatan kasih-Mu aku dapat menjadi pribadi yang terus diperbarui dan bertumbuh dalam kasih. Amin.

(CTS)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20