Cara Yesus

Renungan 2 September 2021, hari biasa, pekan biasa XXII

Bacaan: Kol. 1:9-14; Mzm. 98:2-3ab,3cd-4,5-6; Luk. 5:1-11

Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. (Lukas 5:6)

Shalom sahabat terkasih di dalam Kristus. Salam sehat dan sukacita senantiasa.

Setiap orang punya definisi yang berbeda tentang berkat. Tergantung dari apa yang menjadi kebutuhannya. Misalnya saya suka makan gado-gado. Jika  sudah lama tidak makan gado-gado dan kemudian ada seseorang yang dengan baik hati mengirimkan gado-gado kepada saya, maka saya merasa bahwa inilah yang namanya berkat. Atau dalam kondisi sulit seperti saat ini, tentunya ada banyak orang yang membutuhkan beraneka ragam berkat, bisa berupa kesehatan yang prima, penghasilan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari, atau bisa tidur nyenyak saja sudah cukup. Namun manusia sering tidak bisa menakar berapa banyak berkat yang dia perlukan. Sesudah dipuaskan dengan seporsi gado-gado, saya tidak akan menolak kalau ada yang memberikan segelas kopi Arabika yang harum, bahkan setelah itu kalau ada yang memberikan semangkuk kolak pisang pasti tetap saya terima. Bahkan mungkin akan saya terima terus semua makanan favorit saya, sampai akhirnya terbuang percuma. Inilah manusia.

Injil hari ini mengingatkan saya akan beberapa hal:

  1. Sebelum mencari berkat, carilah Tuhan dulu. Tuhan Yesus mengajar para pendengar-Nya terlebih dahulu sebelum memberkati mereka. Inilah cara Tuhan, agar para pendengar diberkati dulu rohaninya sebelum dipuaskan jasmaninya. Cara Yesus memang berbeda dengan cara dunia.
  2. Perintah Tuhan sulit dimengerti namun pasti memenuhi kebutuhan kita. Sering kali perintah Tuhan Yesus aneh, tidak masuk akal, dan sulit dipahami. Mengapa? Karena Yesuslah sang pemilik kehidupan ini. Ilmu pengetahuan adalah pelengkap bagi manusia agar hidup teratur. Namun saat Tuhan Yesus berkehendak, jangan melawan, ikuti saja. Petrus dan teman-temannya tidak pernah menyangka, bahwa keahlian mereka sebagai nelayan tidak berarti apa-apa di hadapan Tuhan Yesus. Tidak ada nelayan mencari ikan di siang hari, namun Yesus memerintahkan demikian, dan saat Petrus menaati, berkatnya berlimpah. Cara Yesus memang aneh, namun perintah-Nya pasti benar.
  3. Kerendahan hati akan membuahkan hasil berlimpah. Petrus bukan hanya menerima berkat, namun dia juga menjadi berkat bagi teman-temannya yang senasib, yang semalaman tidak mendapatkan apa pun. Mungkin hari ini saya dan para sahabat sedang menantikan berkat yang kita masing-masing perlukan. Kita hanya perlu bersabar dan rendah hati seperti Petrus, tidak terus menerus berusaha dengan kekuatan sendiri, namun percayakan hidup kita pada kuasa dan kasih Tuhan. Cara Yesus bukanlah cara saya.

Sahabat terkasih, mari terus alami cara-cara Tuhan Yesus yang aneh, tidak masuk akal, beda dengan yang biasa kita alami, agar kita terus hidup di dalam rencana Tuhan yang pasti akan memelihara seluruh hidup kita. Mulai saat ini, mari membawa hidup kita, keluarga kita, orang-orang di sekitar kita untuk mengalami cara-cara Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.Bunda Maria pendoa untuk kita semua.

(BVJSW)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20