Warisan yang Berharga

Renungan Senin 26 Juli 2021 Peringatan Wajib Santo Yoakim dan Santa Ana, Orang tua Santa Perawan Maria.

Bacaan: Sir. 44:1.10-15; Mzm. 132:11.13-14.17-18; Mat. 13:16-17

Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16)

Keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang kehidupan. Di dalam keluarga pula kita belajar tentang nilai-nilai kehidupan, sikap dan perilaku yang baik. Dulu ketika masih kecil dan belum mengenal Tuhan, saya sudah dikenalkan nilai-nilai kebaikan dalam hidup melalui kakek dan orang tua saya, yang memberi nasihat dan teladan untuk selalu berbuat baik kepada siapa saja, bagaimana harus bersikap kepada orang lain.

Hari ini gereja merayakan pesta Santo Yoakim dan Santa Anna, orang tua Santa Perawan Maria, Bunda Yesus. Bunda Maria dipilih untuk mengandung Yesus karena keutamaan hati dan sikapnya yang menjadi gambaran yang baik pula dari orang tuanya. Tentunya kedua orang tua Bunda Maria dengan cara yang baik dan istimewa menuntun anaknya untuk beriman kepada Allah. Dapat dipastikan juga bahwa orang tua Bunda Maria mempunyai banyak keutamaan dan nilai-nilai hidup yang dapat diwariskan.

Setiap dari kita yang berkeluarga akan menjadi orang tua. Bagaimana anak-anak akan berkembang, bisa dilihat dari bagaimana orang tua mendidik mereka. Sebagai orang tua, kita pasti ingin melihat anak kita bertumbuh dalam iman percaya kepada Tuhan. Mendidik anak bukan perkara mudah. Karena itu kita perlu membawa anak kita dalam perlindungan Tuhan melalui doa-doa kita. Kita juga harus memberi teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadi pelaku firman Tuhan.

Menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk mewariskan kepada anak-anak untuk mencintai dan menjadi pelaku firman Tuhan. Dengan demikian kita dapat mewariskan nilai-nilai kebajikan kepada anak-anak kita. Mampu mewariskan kebaikan dan kebajikan menjadi sumber sukacita bagi setiap orang tua. Melihat anak-anak bertumbuh menjadi baik adalah kebahagiaan yang mendalam. Setiap orang tua mempunyai panggilan untuk membawa keluarga kepada hidup kekudusan.

Marilah menyadari panggilan kita sebagai orang tua untuk membawa anak-anak dekat pada Tuhan.

Doa

Allah Bapa di surga, berkatilah kami para orang tua agar dapat membawa dan menjadi teladan kekudusan dalam keluarga kami masing-masing dengan meneladan Santo Yoakim dan Santa Anna. Amin. (KLC)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20