Saya Mengerti

Renungan Kamis 29 Juli 2021

Bacaan: Kel. 40:16-21,34-38; Mzm. 84:3,4,5-6a,8a,11; Mat. 13:47-53;

“Mengertikah kamu semuanya itu?” Mereka menjawab: “Ya, kami mengerti.” (Matius 13:51)

Bukan hal yang mudah untuk memahami misteri tentang Kerajaan Allah. Maka kerap kali Yesus merumuskan ajaran-Nya tentang Kerajaan Allah dalam bentuk perumpamaan. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah sebagai pukat yang dilabuhkan di laut. Setelah penuh dengan ikan, pukat itu akan ditarik, kemudian para nelayan akan memilah-milah ikan hasil tangkapannya. Ikan yang baik akan dikumpulkan ke dalam pasu, sedangkan ikan yang buruk akan dibuang.

Perumpamaan ini menjadi perumpamaan terakhir di dalam kumpulan perumpamaan yang Matius kumpulkan di dalam bab 13 ini. Bagian penutup dari semua perumpamaan ini adalah pertanyaan Yesus kepada murid-murid mengenai beberapa perumpamaan terakhir. Berbeda dengan sebelumnya, para murid menjawab bahwa mereka mengerti. Ketika pertama kali dicatat, para murid tidak mengerti dan bertanya tentang arti perumpamaan kepada Tuhan Yesus. Sekarang mereka telah mengerti. Inilah yang disebut dengan pertumbuhan. Dulu bodoh, sekarang bijak. Dulu cemar, sekarang suci. Dulu tidak mengerti, sekarang mengerti.

Dari kecil sejak mengikuti Sekolah Minggu saya mendapat gambaran tentang Tuhan yang jahat di mana setiap saya melakukan sesuatu yang tidak sesuai ajaran gereja maka saya berdosa dan akan masuk neraka. Hal ini menyebabkan setiap hal yang saya lakukan semata-mata karena sebuah aturan dan rasa takut semata. Dalam perjalanannya, terlebih setelah saya banyak belajar di Sentra Evangelisasi Pribadi (SEP), iman saya bertumbuh. Ya, sekarang saya mengerti. Saya melakukan bukan karena takut akan dosa dan akan masuk neraka tetapi karena melihat surga dan begitu besarnya kasih Tuhan terhadap saya. Saya melakukan bukan karena rasa takut tapi saya akan melakukan karena rasa cinta.

Kalau disuruh memilih antara ikan yang baik atau ikan yang tidak baik, surga atau neraka, tentu kita akan memilih yang baik dan masuk surga. Tetapi apakah yang kita lakukan hari-hari ini sudah selaras dengan pilihan kita? Apakah kita mengerti apa yang menjadi rencana Tuhan untuk kita lakukan? Semoga sama seperti para murid, kita juga bisa menjawab: “Ya, saya mengerti Tuhan.”

Pengertian dan pilihan kita yang akan menentukan pada akhirnya kita akan berada di mana.

Doa

Tuhan, tolong ajari kami dengan pengertian dan motivasi yang benar, melihat Kerajaan-Mu bukan dari kacamata kami tapi dari cara Engkau hendak membentuk kami menjadi semakin indah di hadapan-Mu. Mampukan kami untuk memberikan diri kami seutuhnya untuk Engkau bentuk menjadi bejana yang baik, sehingga pada akhirnya ketika masuk dalam pukat, Engkau menemukan kami sebagai ikan yang terbaik. Amin. (MEN)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20