Gandum yang Mengalahkan Lalang

Renungan Sabtu 24 Juli 2021, pekan biasa XVI

Bacaan: Kel. 24:3-8; Mzm. 50:1-2,5-6,14-15; Mat. 13:24-30.

“Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.” (Matius 13:29)

Tuhan menciptakan kita semua sangat baik adanya. Kita adalah benih gandum yang baik dan sangat luar biasa yang ditaburkan Tuhan. Benih yang baik ini  harus dipelihara dan dijaga agar dapat tumbuh dengan baik dan berbuah.

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan” (1 Pet 2:2). Perawatan dilakukan dengan mengisi kehidupan kita dengan air susu yang murni dan rohani, yaitu mengisi, menaati, dan melaksanakan firman Tuhan. Selalu menyelaraskan keinginan kita dengan kehendak Tuhan. Dengan berpegang pada firman dan komit melaksanakannya, kita akan kuat melawan godaan (benih lalang yang ditaburkan si jahat). Sehingga menjaga kita tetap tumbuh menjadi gandum yang subur, dan tidak terganggu oleh lalang.

Suatu yang luar biasa adalah Tuhan selalu memberi kesempatan untuk memperbaiki. Walau sekarang saya terhimpit lalang, Tuhan ingin saya segera bertumbuh untuk menjadi gandum yang subur dan kuat. Tuhan memberi kesempatan sampai detik terakhir. Mari kita menjadi gandum yang baik yang tumbuh subur dan kuat mengalahkan lalang, selagi kesempatan masih ada!

Bagaimana memelihara benih gandum itu? Kita memeliharanya dengan menyambut Ekaristi, berdoa, dan membaca firman, menghidupi firman, melakukan meditasi untuk meresapkannya. Aktif bergabung dengan komunitas rohani dan mengikuti sakramen tobat. Bila kita terjatuh dan tergoda, pemeliharaan itu akan mengingatkan kita untuk bangkit kembali. Sehingga kita tetap bertumbuh dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan dan juru selamat kita (2 Petrus 3:18). Sekarang resep sudah didapat, tinggal dipraktekkan ya…

Doa: Tuhan ampuni saya gandum-Mu yang sering terganggu oleh lalang. Topanglah saya dengan Roh Kudus-Mu untuk tetap bertumbuh dalam kasih karunia, dalam pengenalan akan Dikau, menjadi setia, dan taat untuk melaksanakan kehendak-Mu. Amin.

(FPID)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20