Berkenan kepada Tuhan

Renungan Minggu 13 Juni 2021, pekan biasa XI

Bacaan: Yeh. 17:22-24; Mzm. 92:2-3,13-14,15-16; 2Kor. 5:6-10; Mrk. 4:26-34

Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. (2Kor. 5:9)

Shalom Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus. Dalam kehidupan sehari-hari, kita melakukan berbagai aktivitas dan usaha untuk mencapai suatu tujuan. Pertanyaan yang perlu kita renungkan berdasarkan ungkapan firman Tuhan melalui Santo Paulus: Apakah hidup berkenan pada Tuhan sudah menjadi tujuan utama yang menjadi dasar bagi semua tujuan lain dalam hidupku?

Bacaan liturgi hari ini menjadi refleksi bagiku, apakah segala usaha yang kulakukan dalam kehidupan sehari-hari memiliki nilai di kekekalan. Segala usaha tersebut akan mempunyai nilai di kekekalan jika berkenan kepada Tuhan.

Allah Bapa di surga, aku sungguh bersyukur boleh mengalami kasih-Mu yang sungguh nyata dalam kehidupanku sehari-hari. Terima kasih aku menjadi anak-Mu, anak Tuhan Sang Sumber Hidup, Tuhan yang mampu menghidupkan dan mematikan, meninggikan dan merendahkan, seperti yang diungkapkan oleh nabi Yehezkiel.

Terima kasih taburan benih firman-Mu boleh bertumbuh dalam diriku. Seperti ungkapan iman si pemazmur dalam mazmur tanggapan hari ini, izinkan aku juga bertumbuh di pelataran-Mu, sehingga berkenan di hadapan-Mu, berbuah melimpah yang membawa kemuliaan kepada nama-Mu dan menjadi berkat bagi keluarga dan sesama, seperti bacaan Injil hari ini.

Kerajaan Surga nyata ada dalam hidupku. Hanya syukur dan syukur yang senantiasa kunaikkan ke hadirat-Mu, serta memberitakan kasih setia-Mu, keselamatan-Mu, Allah yang Mahatinggi, Allah sumber segala yang hidup.

Terpujilah nama-Mu selamanya. Demi Kristus Tuhan kami. Amin. (HLTW)