Mengasihi Sepenuh Hati

Renungan Minggu 16 Mei 2021

Bacaan: Kis. 1:15-17,20a,20c-26; Mzm. 103:1-2,11-12,19-20ab; 1Yoh. 4:11-16; Yoh. 17:11b-19

Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. (Yohanes 17:12)

Saudara-saudaraku yang terkasih, Allah begitu mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. Begitu besar kasih-Nya kepada kita sehingga Yesus sebelum meninggalkan dunia ini berdoa kepada Bapa agar memelihara kita di dalam nama-Nya. Dia tidak akan meninggalkan kita seorang diri yatim piatu. Oleh karena itu
Yesus meminta kita untuk hidup saling mengasihi seperti teladan yang Dia berikan kepada kita yaitu bagaimana Dia mengasihi kita.

Sebagai murid- murid Kristus sudahkah kita saling mengasihi satu sama lain? Jika kita mengatakan kita mengasihi Allah, tetapi kita tidak mengasihi sesama kita berarti kita telah berdusta.

Bagaimana mungkin kita mengasihi Allah yang tidak kita lihat, apabila  kita tidak bisa mengasihi sesama kita yang kita lihat?

Mengapa kita masih mudah menghakimi sesama kita?
Mengapa kita masih memiliki rasa iri hati kepada sesama kita?
Mengapa kita masih tidak peduli dengan keadaan sesama kita?
Mengapa kita tidak bisa berdamai satu dengan yang lainnya?

Sedangkan Yesus berkata bahwa Dia mengasihi kita, memelihara kita seperti apa yang Bapa kehendaki. Dia menjagai kita, tidak menghendaki satu pun di antara kita binasa, selain yang ditentukan untuk binasa (Yoh 17:12).

Oleh karena itu, mari kita meneladan Yesus di dalam mengasihi, Dia mengasihi kita sepenuh hati-Nya, beranikah kita juga mengasihi sesama kita dengan sepenuh hati  seperti Yesus? (HFS)