Melakukan Pekerjaan Besar

Renungan Senin 3 Mei 2021 Pesta Santo Filipus dan Yakobus

Bacaan: 1Kor. 15:1-8; Mzm. 19:2-3,4-5; Yoh. 14:6-14

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yohanes 14:12)

Bila ada orang yang secara umum diakui sebagai orang hebat, biasanya ada daya yang membuat orang bertanya-tanya dan beramai-ramai ingin tahu, melihat, mengenal atau bersyukur dapat berjabat tangan dan berbicara dengan orang yang dikenal hebat itu. Hal ini juga terjadi pada Filipus yang hari ini kita peringati bersama Santo Yakobus Rasul. Pertanyaan Filipus kepada Tuhan Yesus agar menunjukkan Bapa, sesungguhnya mewakili para murid maupun banyak orang yang berupaya mengenal Bapa dengan lebih baik. Jawaban Tuhan sederhana, barangsiapa melihat-Nya, ia melihat Bapa. Selanjutnya Tuhan bersabda: “Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku.” Filipus dapat merasakan kehadiran Allah dalam diri Tuhan Yesus, dan kemudian Filipus menjadi seorang Rasul dan pewarta Injil. Demikian juga yang terjadi dengan Santo Yakobus.

Sabda Tuhan hari ini memberi peneguhan kita dalam menjalani kehidupan selaku murid Kristus. “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu.”

Pekerjaan Tuhan Yesus adalah melakukan kehendak Bapa yaitu mewujudkan Kerajaan Allah dengan mewartakan kabar gembira keselamatan melalui wafat-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya. Dalam sabda-Nya ini, Tuhan memberi kepercayaan besar kepada kita para murid yang percaya kepada-Nya, bukan hanya melakukan pekerjaan-pekerjaan biasa, tapi pekerjaan yang lebih besar daripada yang telah Yesus lakukan. Mungkinkah hal ini dapat kita lakukan?

Tiada sesuatu yang mustahil dan tidak mungkin bagi Tuhan. Dengan kasih dan kuasa-Nya, kita dipilih-Nya, bukan untuk melakukan mukjizat yang spektakuler, bukan pula karena kehebatan kita. Bila kita berusaha agar pengenalan dan relasi kita akan Tuhan Yesus semakin mendalam serta melakukannya dengan sesama dan segala ciptaan-Nya, ini merupakan pekerjaan besar kita, contohnya: menciptakan suasana hangat, keterbukaan, persaudaraan dan sukacita dalam keluarga, pekerjaan, lingkungan gereja dan masyarakat, ini juga pekerjaan besar kita. Apalagi bila  kita berani melepaskan ego dan kedagingan dengan berlaku sabar walaupun difitnah, diam ketika  dicaci, tetap santun dan rendah hati di saat memiliki kekuasaan, tidak memilih dalam berteman, tidak silau dengan indahnya duniawi dan tidak rakus saat memiliki kesempatan, inipun juga merupakan pekerjaan besar kita. Semoga kita mampu merealisasikan pekerjaan besar ini dalam keseharian hidup kita.

Doa

Syukur kepada-Mu Tuhan atas kasih-Mu, Kau pilih kami yang terbatas ini untuk ikut serta dalam pekerjaan-Mu mewartakan kasih-Mu kepada sesama kami. Roh Kudus tuntun kami, agar kami hanya mengandalkan Dikau selalu. Amin. (LKME)