Sumpah Allah

Renungan Selasa 19 Januari 2021, Hari Biasa.

Bacaan: Ibr. 6:10-20; Mzm. 111:1-2,4-5,9,10c; Mrk. 2:23-28.

Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, (Ibrani 6:13)

Dalam perikop ini Rasul Paulus berbicara tentang sumpah Allah kepada Abraham, Allah tidak hanya memberikan janji tetapi memberikan suatu jaminan dengan sumpah-Nya kepada Abraham, bapa orang beriman dan sumpah-Nya juga berlaku penuh kepada semua orang percaya.

Selama pandemi banyak orang yang mengalami keterpurukan kehidupan rohani dan jasmaninya, banyak yang kehilangan harapan karena tekanan hidup, kesulitan ekonomi, ketakutan akan virus corona dan beberapa bahkan kehilangan orang-orang yang dikasihi, yang meninggal karena sakit. Hari ini kita diingatkan Tuhan untuk tidak putus asa dan percaya akan janji-Nya sebab janji-Nya bukan janji manusia, tetapi janji Allah yang dijamin dengan sumpah-Nya, yang oleh-Nya janji ini disahkan, IA bersumpah demi diri-Nya sendiri. IA mempertaruhkan diri-Nya sebagai jaminan atas orang-orang percaya agar tidak kehilangan pengharapan.

Tujuan dari sumpah Allah juga mendorong supaya kita menantikan dengan setia sampai waktu penggenapan janji-Nya. Mari kita tetap berharap kepada Allah dan percaya bahwa kita semua boleh disembuhkan, pandemi boleh segera berlalu, dan terjadi pemulihan dan berkat untuk setiap orang percaya. Amin (THW)