Dipanggil Menjadi Penjala

Renungan Senin 11 Januari 2021

Bacaan: Ibr. 1:1-6; Mzm. 97:1-2b.6.7c.9; Mrk. 1:14-20

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Mrk 1:17)

Yesus memanggil kita untuk menjadi penjala manusia, artinya kita dipanggil untuk membawa orang lain datang kepada Yesus. Yesus selalu membuka tangan-Nya dan rindu menanti anak-anak-Nya pulang ke pangkuan-Nya. Meskipun sering kita merasa tidak layak dan pantas di hadapan-Nya, namun karena cinta-Nya yang besar Ia telah menghapus dosa-dosa kita, jika kita mau mengakui, menyesal, bertobat dan berjanji untuk taat mengikuti perintah-Nya. Memang tidak mudah dan tentu kita sering mengalami jatuh bangun. Sering kita seperti ikan yang ingin melepaskan diri dari jala, ingin pergi bebas, mulai tidak taat lagi, kembali kepada manusia lama lagi. Tetapi syukur puji Tuhan, melalui orang-orang lain yang mau menjadi penjala, kita ditangkap lagi agar kembali kepada Yesus.

Jika saya renungkan kehidupan saya sebagai ikan yang bebas atau ikan yang dijala, manakah yang lebih enak? Hidup sebagai ikan bebas memang awalnya sangat menyenangkan bisa berenang kemana-mana, bisa berbuat sekehendak hati, tidak perlu mengikuti banyak aturan. Namun ternyata lama-lama semua terasa melelahkan dan menjadi berat, kekhawatiran menghimpit, sulit mengampuni, tidak ada sukacita dan damai sejahtera, kemarahan dan kepahitan membelenggu, hidup terasa hampa dan kehilangan makna, dapat dikatakan hidup tapi tidak benar-benar hidup. Jiwa mengalami kekosongan, jauh dari Allah sungguh sangat menyiksa.

Namun saya bersyukur sebab saya boleh bertemu dengan sahabat-sahabat penjala manusia, yaitu mereka semua yang dipakai Tuhan untuk menangkap saya. Pada saat saya lemah atau mengalami krisis iman, selalu ada yang menangkap saya. Demikian juga sebaliknya saya pun dipanggil untuk menangkap sesama saya saat mereka mulai menjauh dari Tuhan.

Doa :

Yesus, kami mau menjawab panggilan-Mu untuk menjadi penjala manusia. Beri kami kesabaran, hikmat, dan bimbingan Roh Kudus sehingga melalui kehidupan kami sehari-hari akan menjadi kesaksian yang dapat menarik orang lain datang kepada-Mu. Amin

Tuhan memberkati. (Ppt)