Firman Menjadi Manusia

Renungan Jumat 25 Desember 2020, Hari Raya Natal

Bacaan : Siang: Yes. 52:7-10Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6Ibr. 1:1-6Yoh. 1:1-18

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yohanes 1:14)

Pada masa sebelum kelahiran Yesus, manusia bisa mengenal Allah melalui pewartaan para Nabi. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa dekat dan berkomunikasi dengan Allah. Tetapi melalui kelahiran Yesus keadaan itu telah berubah, secara istimewa, setiap orang berkesempatan untuk mengenal dan dekat dengan Allah Bapa.

Natal sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus adalah momentum yang sangat luar biasa. Firman Allah yang kekal dan tak terjangkau oleh pikiran manusia, sekarang sudah hadir di dunia, begitu nyata, dekat dan hadir dalam kehidupan nyata sehari-hari. Dalam Yohanes 1:14, menyatakan kepada kita bahwa Firman yang Roh itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita. Melalui Yesus kita bisa melihat kemuliaan Bapa di surga, Ia kita kenal sebagai Anak Allah yang hidup, yaitu Yesus Kristus.

Sebagai Firman yang menjadi manusia (daging), Yesus menyatakan dan memperagakan kebenaran Firman Allah secara nyata kepada manusia. Melalui pribadi-Nya, Firman Allah bukan lagi sesuatu yang jauh dan tak terpahami oleh manusia, tetapi Firman Allah itu bisa terpahami, dekat, nyata dan menjadi kebenaran dalam hidup manusia sehari-hari.

Natal yang kita rayakan sekarang ini seharusnya meneguhkan kembali akan kebenaran-kebenaran bagi kehidupan kita, sehingga kita harus lebih berkomitmen untuk menjadikan Firman Allah sebagai nafas kehidupan kita sehari-hari.

Pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatan-perbuatan kita haruslah mencerminkan ekspresi dari kebenaran Firman Allah.

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” (Yohanes 1:12), sebagaimana Ia adalah Firman yang menjadi daging, maka kita pun juga memiliki kuasa untuk menjadikan Firman Allah sebagai landasan dari seluruh kehidupan kita.

Selamat merayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, tetap semangat, tetap bersukacita dan selalu optimis dalam pengharapan bersama Yesus sang Imanuel. (FXST)