Kerajaan Allah

Renungan Kamis 12 November 2020

Bacaan: Flm. 7-20Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10Luk. 17:20-25

Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.” (Lukas 17:20-21)

Yesus pun harus menanggung penderitaan dahulu dan ditolak. Sama seperti penolakan yang dilakukan bangsa Yahudi dahulu, saya juga pernah melakukan penolakan.

Yesus yang datang melalui penginjilan dari orang-orang di sekitar saya, untuk menyelamatkan saya, membawa saya untuk menjadi murid-Nya, juga tidak saya kenali. Kalau Yesus dulu ditolak oleh bangsa Yahudi, saya pun juga pernah menolak Yesus yang datang melalui penginjilan sekretaris saya.

Pada saat itu dia menjelaskan tentang kehidupan rohani yang baik. Saya diajak berdoa, diajak mendengarkan firman Tuhan, diminta membuka persekutuan doa di kantor saya. Semua saya penuhi, kecuali satu hal yang tidak saya penuhi yaitu saya tidak mau menjadi bagian dalam persekutuan doa itu.

Waktu itu Kerajaan Allah belum hadir dalam hidup saya. Maka saya pun juga seperti yang dikatakan oleh Yesus dalam perkataan-Nya kepada orang Farisi bahwa saya juga tidak mengenal Yesus melalui penginjilan orang-orang di sekitar saya.

Waktu saya hanya dipakai untuk melakukan hal yang sia-sia, bekerja terus tanpa mengenal waktu, sehingga tidak ada waktu untuk berdoa, membaca kitab suci, berkomunitas dan melayani.

Di masa sekarang ini, saya boleh bersyukur mengalami pertobatan dan mengenal penginjilan melalui orang-orang yang dipakai Tuhan untuk menyelamatkan kehidupan saya. Sekarang saya sudah boleh menjadi satu pribadi yang berbeda, mengenal lebih dekat Tuhan Yesus melalui kehidupan saya sehari-hari, yaitu bercerita tentang kebaikan Tuhan sepanjang hidup saya.

Semoga Tuhan tetap membantu saya untuk tetap setia, berkomitmen untuk selalu menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini.

Doa: Bapa bantu saya untuk tetap setia kepada-Mu, untuk tetap taat kepada firman-Mu dan tetap melayani-Mu dalam kehidupan saya sehari-hari. Tuhan Yesus memberkati. (KSM)