Berjaga dan Berdoa

Renungan Sabtu 28 November 2020

Bacaan: Why. 22:1-7; Mzm. 95:1-2,3-5,6-7; Luk. 21:34-36

Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. (Lukas 21:34)

Shalom saudaraku terkasih dalam Kristus,
Injil pada hari ini kembali mengajak kita untuk menyadari bahwa hidup adalah sebuah penantian. Penantian akan kedatangan Tuhan kedua kalinya pada akhir zaman. Yesus menasihati kita untuk berjaga-jaga sambil berdoa supaya kita beroleh kekuatan, semangat dan mampu mengendalikan diri agar luput dari maut jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba datang jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Menjaga diri dengan pikiran, perkataan dan tindakan yang selaras dengan kehendak-Nya adalah suatu keharusan supaya kita mampu menghindari dosa dan kelemahan manusiawi kita. Godaan setan dan tawaran dunia yang semu tidak sepadan nilainya dengan penderitaan abadi yang akan kita alami kelak. Perlengkapilah diri kita dengan relasi yang akrab dengan Tuhan agar saat Dia datang menjemput kita didapatinya kita tetap setia dan layak di hadapan-Nya.

Mari kita senantiasa berjaga dengan bekerja dan berkarya di ladang-Nya dengan mohon kekuatan dan bimbingan Roh Kudus agar tetap mampu bertahan dalam iman sampai akhir. Besok kita akan memasuki Masa Adven pertama dalam semangat baru, dalam pengharapan akan penyertaan Yesus Kristus dalam seluruh perjalanan hidup kita. Berkat Tuhan menyertai kita senantiasa.

Doa: Bapa, Engkau menghendaki kami dapat menikmati hidup di dunia ini dan dalam kerajaan-Mu kelak. Bantulah kami untuk dapat mengisi peziarahan hidup kami dengan terus berjaga dengan setia dalam kekudusan. Karena Engkaulah sumber kekuatan kami kini dan sepanjang segala masa. Amin. (MIP)