Firman Allah Sumber Kebahagiaan

Renungan Sabtu 10 Oktober 2020 Hari Biasa

Bacaan: Gal. 3:22-29; Mzm. 105:2-3,4-5,6-7; Luk. 11:27-28.

“Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.” (Lukas 11:28)

Bahagia adalah dambaan setiap orang, untuk mewujudkan kebahagian tentu setiap orang akan berupaya sekuat-kuatnya untuk mewujudkannya.

Bagi orang beriman bahagia itu sederhana, ketika hati ada sukacita, ketika hidup dalam Firman Tuhan, namun banyak orang memaknai kebahagiaan itu ketika?! Karir naik, ketika punya mobil mewah, rumah megah, uang banyak, kerja di tempat yang ‘basah’,  ketika mendapat penghargaan dll.  Pertanyaannya: benarkah harta, jabatan, popularitas, satu–satunya yang menjadikan orang berbahagia? Jika demikian adanya, mengapa tidak sedikit orang kaya, orang terkenal mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis? Mengapa? Karena mereka memaknai kebahagiaan menurut ukurannya masing masing tanpa menyelaraskan dengan bahagia yang di kehendaki Allah, artinya bahwa banyak orang memaknai kebahagiaan dengan cara yang keliru, karena menaruh hati dan harapannya kepada hal-hal yang fana bukan kepada sesuatu yang abadi,  jika Tuhan mau, hal-hal yang fana bisa Tuhan ambil setiap saat.

Kehidupan manusia sebagai mahkluk Tuhan, yang terutama adalah hendak menuju ke keabadian kembali kepada sang ‘Causa Prima’ yaitu Allah, kita sebagai orang beriman hendaklah memaknai kebahagiaan dengan ukuran yang ditetapkan oleh Allah, bukan menurut ukuran kita. “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya” (Lukas 11:28).  Inilah standar kebahagiaan yang diberikan Tuhan Yesus kepada kita. Memelihara berarti mau menyirami. Memelihara berarti mau memupuk. Memelihara berarti selalu menjaga supaya Firman Allah hidup dalam hati kita sehingga menjadi arah tujuan hidup kita. Orang bisa karena terbiasa, marilah kita membiasakan diri untuk mendengarkan Firman Allah dan memeliharanya supaya kita bisa menjadi golongan orang–orang yang berbahagia.

Berkat Tuhan menyertai kita…Amin

Doa

Kemuliaan bagi-Mu ya Allah, Engkau maha baik. Hari ini sungguh kami merasa bahagia karena kasih-Mu yang selalu mengalir di dalam setiap langkah kami. Sungguh kami rasakan kuasa-Mu ,  namun kami adalah manusia lemah yang sering jatuh dalam dosa, kami mohon utuslah Roh Kudus-Mu untuk mendampingi kami melaksanakan firman-Mu dalam hidup kami, supaya kebahagiaan tidak terhenti pada kami, namun seluruh umat merasakan bahagia, sehingga di atas bumi seperti di dalam surga. Demi Kristus pengantara kami. Amin. (JS)