Tampak Putih

Renungan Rabu 26 Agustus 2020 Hari Biasa

Bacaan: 2Tes. 3:6-10,16-18; Mzm. 128:1-2,4-5; Mat. 23:27-32.

Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan. (Matius 23:28)

Saya dan suami mempunyai usaha toko sepeda, dalam masa pandemi Covid 19 ini usaha sepeda mengalami lonjakan yang luar biasa, animo untuk bersepeda yang meningkat tajam membuat kelangkaan barang dan tentu saja diikuti lonjakan harga. Sebagai pedagang tentu situasi ini sangat menggoda untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Tetapi Puji Tuhan, kesadaran segera datang melalui suami yang sering saya anggap kurang “rohani” dan kurang mengasihi sesama,  ternyata dalam situasi ini dia  lebih peka dan mampu menerapkan kasih yang sesungguhnya. Suami mengatakan bahwa hatinya menjadi ‘tidak enak’ memanfaatkan situasi seperti ini, mengejar keuntungan tidak akan ada puasnya, sudah tidak perlu ikut-ikutan ‘mark-up‘ harga,  jual sesuai ‘pricelist’ saja sudah cukup. Jujur saya sangat terbengong-bengong mendengar kata-katanya, ‘kok bisa sih… kan ini kesempatan langka,’  tapi di sisi lain saya akui kebenaran kata-katanya.

Peristiwa ini membuat saya merenungkan kembali apa saja yang telah saya pelajari selama ini, rajin baca alkitab, ikut pengajaran rohani di sana sini, jangan-jangan saya hanya tampak  “putih di luar” tetapi di dalamnya masih banyak ulat busuk yang menggerogoti jiwa, bagaikan kuburan yang dilabur putih diluar, tapi busuk di dalam. Pesan yang saya dapatkan; Sekali lagi Tuhan ingatkan, jangan sombong, tetap waspada, selalu mohon hikmat Roh Kudus dalam mencermati  setiap situasi kehidupan yang ada supaya tidak terbuai oleh arus jaman.

Doa

Tuhan Yesus murnikan hati ku selalu, jauhkan aku dari segala kemunafikan, ajari aku mempunyai hati yang peka akan kehendak-Mu, sehingga aku tidak hanya tampak bersih diluar, tapi bersih sampai kedalaman hatiku yang terdalam, sehingga aku dilayakkan menjadi Bait Suci-Mu yang kudus. Ampunilah aku Tuhan. (MVLD)