Sukar Sekali

Renungan Selasa 18 Agustus 2020, Hari Biasa Biasa XX

Bacaan: Yeh. 28:1-10; MT Ul. 32:26-28,30,35c-36dMat. 19:23-30

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 19:23)

Dalam bacaan injil hari ini, ada kata ‘sukar sekali’ di mana kata ini diucapkan sendiri oleh Tuhan Yesus, setelah Ia bercakap-cakap dengan seorang muda yang banyak hartanya. Kata sukar sekali bukan berarti tidak bisa atau sudah tidak ada jalan. Sukar sekali masih bisa diusahakan, menjadi bisa dengan mohon pertolongan Tuhan dan niatan hati yang fokus pada tujuan tersebut. Dalam Injil hari ini, kalau kita baca ayat sebelumnya, terlihat bahwa anak muda tersebut tidak rela meninggalkan harta bendanya. Anak muda tersebut terikat akan harta dunia.

Seringkali karena himpitan keadaan dan kebutuhan yang terus meningkat, membuat kita lupa akan tujuan hidup kita sebenarnya. Tujuan hidup kita sebenarnya adalah berpusat pada Tuhan Yesus. Namun sering menjadi salah arah, fokus kita menjadi pada kebutuhan akan dunia. Kita bekerja tanpa lelah dan lupa waktu. Banyak penghalang yang membuat kita jauh dari Tuhan. Padahal pekerjaan kita pun sebenarnya berasal dari Tuhan. Kita harus ingat akan firman Tuhan yang mengatakan bahwa ‘Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” ( Mat. 6:33).

Jadi, sebenarnya bukan hanya orang kaya namun semua orang yang terikat pada dunia akan sulit masuk Kerajaan Sorga, dan seorang kaya pun kalau dia tidak terikat akan dunia, dan mau berusaha mengikuti Yesus maka akan masuk Kerajaan Sorga. Menjadi kaya bukanlah kesalahan. Namun bila menjadikan kekayaan sebagai segala-galanya, dan melupakan Tuhan atau menomorduakan Tuhan, maka itulah dosa. Inilah yang Tuhan Yesus ingatkan pada kita, agar kita tidak jatuh dalam dosa sehingga tidak bisa masuk Kerajaan Sorga.

Marilah kita bersama-sama mohon kepada Tuhan, agar kita tetap fokus pada tujuan hidup kita yang berpusat pada Tuhan dan menjadikan Tuhan segala-galanya bagi kita. Sehingga kata sukar bukan berarti tidak bisa atau tidak ada jalan, tetapi tetap ada pengharapan dan ada jalan, bila kita mau berusaha dan mengandalkan Tuhan.

Doa: Ya Yesus, Engkau tahu kami ingin untuk masuk Kerajaan Sorga, tetapi kami lemah dan mudah lupa akan tujuan kami, kami mau hati dan pikiran kami hanya tertuju pada-Mu. Bantu kami, agar kami tidak terikat akan harta duniawi, tetapi kami selalu terikat akan Engkau selalu. Kami percaya, tidak ada kata sukar, bila kami percaya dan mengandalkan Engkau saja. Amin. (IJW)