Perjumpaan Yang Membawa Berkat

Renungan Senin 3 Agustus 2020

Bacaan: Yer. 28:1-17Mzm. 119:29,43,79,80,95,102Mat. 14: 22-36

Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya. (Matius 14:35)

Bacaan hari ini bila direnungkan memang menakjubkan. Siapa pun yang berjumpa dengan Yesus, pasti merasakan suatu kehidupan yang lebih baik dan melegakan. Hal ini menggiring kita pada suatu refleksi: apakah orang yang berjumpa dengan kita akan merasakan hal yang sama? Dapatkah perjumpaan itu membawa kelegaan pada pikiran yang sedang kacau atau hati yang lagi gundah?

Inilah suatu sikap hati yang perlu kita teladani dari Yesus, Sang Guru. Karena kelegaan yang dirasakan setiap orang yang berjumpa dengan-Nya tidak lain adalah karena pancaran kasih yang selalu ada pada Yesus.

Orang yang sedang dalam beban berat, akan merasakan ringan bila beban itu dipahami oleh orang lain. Sikap menyalahkan atau menggurui tidak akan membawa hasil yang membahagiakan. Bila kedatangan kita justru membuat orang merasa bersalah atau bodoh, maka kehadiran kita bahkan akan membebani orang tersebut lebih berat lagi.

Menunjukkan sikap kasih, membiarkan yang sudah terjadi berlalu, dan lebih fokus pada menemani atau membantu menghadapi masalahnya, lebih membawa berkat seperti yang Yesus perbuat.

Marilah kita mempertajam kepekaan kita atas kelemahan dan kerapuhan sesama, supaya dapat mengulurkan rasa empati yang melimpah kepada mereka.

Doa: Ya Bapa, semoga kasih-Mu selalu mengalir dalam hati kami, sehingga kami tidak akan kekurangan kasih kepada sesama yang menderita. Amin. (HLK)