Percaya

Renungan Sabtu 8 Agustus 2020, Peringatan Wajib Santo Dominikus (Imam dan Pendiri Ordo Pengkotbah)

Bacaan: Hab. 1:12-2:4Mzm. 9:8-9,10-11,12-13Mat. 17:14-20

Maka kata Yesus: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!” (Matius 17:17)

Hal ini seringkali kita alami, kita sering merasa ragu-ragu, takut gagal dan kurang percaya diri saat menghadapi hal baru dalam hidup kita. Misalnya pekerjaan baru, tugas baru dan tanggung jawab baru. Seperti yang saya alami baru-baru ini, di tengah pandemi covid-19, saya harus tetap melaksanakan pekerjaan saya sebagai Pendamping Lokal Desa. Setiap hari saya pergi dari desa yang satu ke desa yang lain. Kekhawatiran akan terpapar covid-19 seringkali membuat saya takut. Kurang percaya membuat saya khawatir, sehingga dalam melaksanakan tugas pekerjaan saya, saya diliputi ketidaktenangan, kekhawatiran dan kegelisahan. Intinya saya kehilangan damai dan sukacita.

Inilah yang dimaksud oleh Tuhan Yesus dengan mengatakan “Hai kalian angkatan yang tidak percaya dan sesat….”. Perasaan yang saya alami seperti perasaan orang yang tersesat, kehilangan sukacita. Hanya iman dan selalu berserah kepada Tuhan, saya percaya Tuhan akan selalu menggembalakanku ke air yang jernih dan ke padang yang berumput hijau.

Tuhan Yesus menginginkan kita memiliki iman sebesar biji sesawi saja. Ketika kita memiliki iman, yang kecil sekali pun, kita dapat melakukan pekerjaan yang kelihatan mustahil bagi manusia. Artinya Tuhan Yesus tidak mau kita kehilangan damai dan sukacita. Seperti apapun kondisi dan keadaannya, kita tidak akan kehilangan damai dan sukacita, karena kita tahu Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita. Untuk itu jangan sampai kita kehilangan iman dan percaya kepada Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang telah kuterima di sepanjang hidupku. Di masa Pandemi Covid-19 ini aku tidak bisa menyambut Engkau dalam Sakramen Ekaristi. Namun aku percaya Engkau selalu hadir dalam setiap aspek kehidupanku. Tuhan, berilah aku kekuatan untuk selalu percaya kepada-Mu dan bersandar pada pertololangan-Mu, demi kemuliaan nama-Mu kini dan sepanjang masa. Amin. (FXG)