Melakukan Kehendak Bapa

Renungan Kamis 25 Juni 2020

Bacaan: 2Raj. 24:8-17Mzm. 79:1-2,3-5,8,9Mat. 7:21-29

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 7:21)

Dalam khotbah di bukit, Yesus begitu banyak mengajar dan memberitahukan rahasia Kerajaan Allah kepada murid-murid-Nya maupun siapa saja yang mendengarkan, mulai dari Delapan Sabda Bahagia yang sungguh membuat takjub banyak orang. Hari ini Yesus kembali mengingatkan bahwa yang terpenting dalam hidup manusia adalah melakukan apa yang sudah diajarkan oleh para nabi maupun Yesus sendiri.

Bukan hanya menjadi pendengar firman saja, apa lagi mengandalkan pemikirannya sendiri, ini sama saja dengan orang bodoh yang membangun rumah di atas pasir, di mana ketika hujan turun dan banjir maka robohlah rumah itu.

Kita juga bisa belajar dari bacaan pertama hari ini di mana Raja Yehuda yaitu Yoyakhim beserta ibunya  dan para istrinya dan semua orang di negeri itu melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Mereka sudah  jauh menyimpang dari firman Tuhan yang telah disampaikan  sebelumnya oleh para nabi dan raja Daud leluhurnya. Akibatnya mereka dikalahkan oleh Raja Nebukadnezar dan dibuang ke Babel. Sungguh menyedihkan akibatnya.

Saudara-saudariku, mari kita selalu berusaha untuk belajar firman Tuhan dengan membacanya setiap hari dan merenungkannya. Lalu kita mohon pertolongan Roh Kudus untuk memimpin dan memampukan kita melaksanakannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebab Roh Kudus akan membantu menyadarkan kekeliruan kita dan juga mengingatkan kita apa yang dikatakan Yesus kepada kita (Yoh. 14:26).

Ketika kita gagal melakukan firman-Nya, janganlah berkecil hati, kita tetap bangkit dan mohon belas kasih-Nya yang tersedia berlimpah seperti yang kita baca di mazmur hari ini: demi kemuliaan nama-Mu, tolonglah kami, ya Allah penyelamat! Lepaskalah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu. Maka Roh Kudus Sang Penolong dan Penghibur akan membantu kita.

Doa: Allah Roh Kudus, betapa kami sangat membutuhkan rahmat dan karunia-karunia dari-Mu agar kami mampu menjadi orang yang berhikmat dengan mendengarkan sabda putra-Mu. Sehingga kami boleh menjadi terang dan garam di manapun berada demi kemuliaan nama-Mu yang Kudus. Amin. (IMH)