Cuma-Cuma

Renungan Kamis 11 Juni 2020, Peringatan Wajib St. Barnabas

Bacaan: Kis. 11:21b-26; 13:1-3Mzm. 98:2-3ab,3c-4,5-6Mat. 10:7-13

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Matius 10:8)

Melayani ala dunia berbeda dengan melayani ala Yesus.

Melayani ala dunia:

  1. Di dalam melayani menggunakan ukuran-ukuran yang disesuaikan dengan upaya yang dikeluarkan.
  2. Biasanya untuk kepopuleran diri sendiri.
  3. Memikirkan upah.

Sedangkan melayani ala Yesus:

  1. Tidak ada ukuran, karena kemampuan yang didapat adalah dari anugerah Allah.
  2. Untuk kemuliaan Allah.
  3. Tidak memikirkan upah.

Banyak cerita mengenai tenaga medis di zaman ini yang hilang rasa kemanusiaannya dalam menolong pasien yang dalam keadaan kritis. Rumah sakit tidak mau memberikan pertolongan bagi pasien yang tidak menaruh uang jaminan terlebih dahulu bila akan melakukan tindakan operasi, bahkan pemberian obat.

Melalui Injil hari ini, Yesus memerintahkan para murid agar menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, dan agar mereka melayani secara cuma-cuma, karena mereka mendapatkannya secara cuma-cuma.

Hari ini Yesus juga berbicara pada setiap kita, agar kita juga melayani sesama secara cuma-cuma.

Tapi betapa masih banyak di antara kita yang melayani untuk dilihat dan mendapatkan pujian. Kalau tidak ada yang melihat menjadi tidak semangat untuk melayani. Bahkan yang lebih parah, ada yang menyalahgunakan pelayanan sebagai mata pencaharian.

Mari kita mau kembali merenungkan apa yang kita karyakan. Adakah semua karya-karya yang kita lakukan sungguh untuk kemuliaan Allah? Atau untuk kemuliaan dan kepentingan diri kita sendiri?

Tuhan Yesus murnikan setiap karyaku, hanya untuk kemuliaan-Mu. Amin. (HFS)