Pengharapan Dalam Dia

Renungan Minggu 17 Mei 2020, Hari Minggu Paskah VI

Bacaan: Kis. 8:5-8,14-17Mzm. 66:1-3a,4-5,6-7a,16,201Ptr. 3:15-18Yoh. 14:15-21

Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. (Yohanes 14:18)

Dalam keadaan seperti sekarang ini, di tengah pandemi COVID-19, di saat saya dan mungkin banyak para sahabat tidak berdaya, takut, khawatir, bosan, jenuh, tetapi saya bersyukur karena pagi hari ini saya kembali diberi kekuatan dan peneguhan melalui firman-Nya. Dengan sangat jelas Tuhan Yesus Kristus menyatakan bahwa Dia tidak akan meninggalkan saya, keluarga saya dan juga Ibu Bapak para sahabat serta semua orang sebagai yatim piatu.

Saya merasakan, Dia sungguh-sungguh mengerti kegelisahan diri saya dan mungkin banyak orang. Karena itu melalui Roh Kudus, Roh Kebenaran yang telah diberikan-Nya sebagai penolong, Dia selalu mengingatkan, mengajak dan menarik saya untuk terus menerus mendekat kepada-Nya, berelasi penuh dan mau menerima Tubuh dan Darah-Nya, kehadiran-Nya yang nyata dalam Misa Kudus, walaupun lewat daring (Online).

Saya bersyukur kepada Allah karena diberi warisan rohani yang luar biasa oleh Tuhan Yesus Kristus sendiri, yaitu tubuh-Nya untuk disantap, karena Ia yang kudus berkenan memasuki tubuh saya dan para sahabat semua dan bersatu dengan kita, menyertai kita di sepanjang kehidupan kita.

Saya percaya kesempatan untuk menerima Tubuh dan Darah-Nya secara batin, sebagai rahmat untuk bersatu dengan-Nya, senantiasa menumbuhkan pengharapan di dalam diri saya dan banyak orang akan kasih perlindungan-Nya yang melepaskan kita semua dari segala kecemasan dan kekhawatiran akan pandemi COVID-19 ini. Benar-benar kehadiran-Nya yang nyata setiap hari memampukan saya mengendalikan diri di tengah situasi yang membosankan, bahkan terkadang penuh kekhawatiran, sambil menungggu keadaan normal kembali.

Saya juga bersyukur, dalam situasi seperti ini, Tuhan Yesus senantiasa memberi kesempatan untuk bertemu dengan para sahabat pengajar, pengurus, penanggung jawab, Koordinator KEP, Pendamping Lectio Divina, Pendamping Kelompok Sharing, pendoa serta para siswa peserta Sentra Evangelisasi Pribadi (SEP) dan Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) lewat zoom virtual meeting. Di dalam pertemuan itu, lewat firman, pengajaran ataupun sharing iman dari pada sahabat, Tuhan Yesus terus menerus memberi kekuatan, mengalirkan sukacita, menumbuhkan pengharapan di hati saya dan mengingatkan saya serta mungkin juga kepada Ibu Bapak semua untuk tetap terus menerus, tak boleh pernah berhenti membagikan kabar sukacita di dalam keadaan apapun juga.

Doa: Terima kasih Tuhan Yesus untuk kekuatan, sukacita dan pengharapan yang Engkau berikan kepada saya dan banyak orang sehingga kami dapat selalu mensyukuri akan perlindungan dan penyertaan-Mu di dalam situasi Pandemi COVID-19 yang tidak nyaman bagi kami semua. Dorong selalu hati kami, Tuhan Yesus, agar di dalam situasi seperti ini, kami dapat terus menerus saling mau berbagi dan mau membagikan pengalaman-pengalaman akan kasih-Mu, perlindungan-Mu, penyertaan-Mu kepada banyak orang di sekitar kehidupan kami. Amin. Tuhan memberkati. (SET)