Lihatlah! Kami bersamamu.

Renungan Sabtu 9 Mei 2020

Bacaan: Kis. 13:44-52Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4Yoh. 14:7-14

Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? (Yohanes 14:9a)

Dalam masa hening tanpa kesibukan di luar rumah, pertanyaan Yesus kepada Filipus terdengar tajam di telingaku. Dalam kesempatan yang luas untuk lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan melalui Misa Harian, doa-doa, renungan Sabda Tuhan yang dapat didengarkan setiap saat, kesadaran dan kepekaan terhadap kehadiran Tuhan ikut tergugah.

Situasi yang sedang dialami oleh hampir seluruh dunia, juga menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagiku. Tak dapat diingkari, mengakibatkan munculnya rasa khawatir, ragu karena tak adanya lagi kepastian, gambaran-gambaran negatif yang bila dikembangkan akan semakin membuat mata iman kabur dan tidak lagi mampu melihat kehadiran Tuhan dalam hidup ini. Usaha untuk terus memperteguh keyakinan akan janji-janji Tuhan, seringkali terpolusi oleh berita-berita hoaks dan mengerikan yang juga seru tersebar di mana saja kapan saja, seakan sedang berlomba untuk menutupi Kabar Baik dan kebenaran yang sejati.

Maka di saat seperti ini, pertanyaan Yesus kepada Filipus menjadi pertanyaan yang tertuju kepadaku.

Terpujilah Tuhan yang menyembuhkan kekaburan mata iman. Dia mengingatkanku kembali kepada karya-karya-Nya yang terjadi pada masa-masa lalu. Peristiwa besar dan peristiwa sederhana, muncul segar dalam ingatanku kembali. Aku sadar bahwa semua ini bukan sekedar nostalgia, melainkan Tuhan hadir saat ini dan bercerita tentang cinta kasih-Nya terhadap aku. Cinta itu dibuktikan nyata melalui pekerjaan-pekerjaan-Nya dalam kehidupanku serta keluarga.

Ingatan akan semua hal itu, membuat kabur mata imanku disembuhkan. Tak layak lagi aku mempertanyakan: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami, ….” , selain mengatakan: “ Engkau ada bersamaku, di setiap musim hidupku…. Terima kasih Tuhanku… aku melihat Engkau dengan mata imanku…”

Semoga dalam masa ini, mata semua orang selalu dapat melihat kehadiran Tuhan dan semua orang beriman dapat melakukan tindakan nyata untuk menunjukkan “Lihatlah, Tuhan hadir bagimu.”

Doa: Bapa, ampuni kami yang rabun, sehingga tidak melihat kehadiran-Mu di dalam Yesus, Putra-Mu. Sembuhkanlah kami. Demi Yesus Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin. -ips-