Tetap Setia

Renungan Sabtu 25 April 2020, Pesta Santo Markus, Penulis Injil

Bacaan: 1Ptr. 5:5b-14Mzm. 89:2-3,6-7,16-17Mrk. 16:15-20

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu (1Petrus. 5:7)

Shalom, Saudaraku yang dikasihi Tuhan.

Apa kabarnya, semoga semua saudaraku dalam keadaan sehat dan bersukacita senantiasa. Dalam surat Paulus kepada jemaat di Filipi, Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah. (Filipi 4:4)

Saat ini banyak di antara kita yang kehilangan sukacita. Perkataan dan perbuatan kita tidak membawa sukacita bagi orang lain. Tanpa kita sadari bahkan ikut menayangkan berita negatif di media sosial yang memmengaruhi pikiran dan iman orang lain. Saat ini kita semua sedang mengalami banyak persoalan, khawatir dan takut mengenai pandemi corona. Gereja juga terpaksa ditutup, tidak bisa merayakan Ekaristi, kita semua rindu untuk bisa menerima Ekaristi bersama-sama. Kita bertanya kepada Tuhan, kenapa pandemi corona ini diizinkan terjadi, kapan pandemi corona ini bisa cepat selesai.

Seringkali kita meminta Tuhan untuk menyelesaikan semua persoalan secara cepat. Inilah tantangannya bagi kita. Apakah kita tetap setia kepada-Nya di dalam situasi seperti ini? Apakah malah kita kecewa dan berkecil hati, bahkan meninggalkan Yesus saat kita mengalami persoalan?

Mari Saudaraku, kita serahkan segala kekhawatiran dan persoalan kepada-Nya. Kita juga diminta untuk senantiasa berjaga-jaga terhadap Si Iblis yang berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Kita harus mempunyai iman yang teguh dengan berdoa dan membaca kitab suci. Allah sebagai sumber segala kasih karunia yang telah memanggil kita semua di dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita semua.

Doa: Tuhan berikan kami rahmat-Mu kerendahan hati untuk selalu belajar setia terus menerus seperti dokter, suster, tenaga medis dengan penuh kasih menolong sesama yang lagi mengalami pandemi corona. Mampukan kami tetap berdiri setia di bawah kaki salib-Mu. Amin. (BDH)