Pandemik Iman

Renungan Jumat 3 April 2020

Bacaan: Yer. 20:10-13Mzm. 18:2-3a,3bc-4,5-6,7Yoh. 10:31-42

“tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.” (Yohanes 10:38)

Hari-hari ini kita semua bersama seluruh dunia dihadapkan pada Pandemik Covid-19. Ketakutan, kepanikan, kegelisahan, kekhawatiran begitu mencekam. Orang-orang menjadi paranoid dan psikosomatis (sedikit-sedikit merasa terkena penyakit ini, misalnya batuk sedikit sudah merasa khawatir  kena virus ini itu), akibatnya banyak yang kehilangan akal sehat dengan menghalalkan segala cara, rebutan, panic buying, mencari keuntungan dalam penderitaan orang lain. Saat ini yang paling dicari adalah masker, di mana-mana barangnya kosong dan apabila tersedia pun dengan harga yang meroket,  atau barang palsu.

Dikatakan dalam Yer 20:10 “..kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Kita mau mengadukan dia!” Inilah yang dapat kita lakukan adalah lebih lagi mendekatkan diri pada Tuhan, bersandar pada-Nya, percaya pada-Nya, bahwa Tuhan selalu menyertai kita.“ Yer. 20:11 “tetapi Tuhan akan menyertai aku seperti pahlawan gagah

Maka marilah kita cari pesan Tuhan lewat pandemik ini, jangan kita menjadi terlarut di dalamnya, tetapi kita harus percaya pada penyertaan Tuhan. Jangan hanya berfokus pada sisi negatif, tetapi mari kita lihat sisi positifnya. Apa yang terjadi dengan bumi kita pada saat semuanya locked down? Bumi mengalami penyembuhan, polusi lenyap, lapisan ozon sembuh, alam mulai bersahabat lagi.

Justru lewat pandemik ini seharusnya iman akan Yesus Kristus juga menjadi pandemik artinya semakin meluas, semakin menular ke mana-mana. Kita sebagai garam dan terang dunia, maukah kita menularkan virus iman akan Yesus Kristus sehingga menjadi pandemik, di mana semua lutut bertelut dan semua lidah mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan.  Yesus yang datang untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Allah Bapa. Maukah saya juga diutus pergi untuk mengerjakan kehendak Bapa. Teruslah menjadi saksi iman. Teruslah wartakan bahwa kasih Yesus dapat mengalahkan segala kekhawatiran, kecemasan kebingungan. Hal baik apa yang mau saya bagikan pada sesamaku hari ini?

Doa: Ya Allah Roh Kudus, kuasai hati kami sepanjang hari sehingga setiap perbuatan apapun kami mau persembahkan kepada-Mu. Isilah hati dan pikiran kami dengan hal-hal yang baik. Usirlah semua hal yang negatif, hal kotor yang tak berkenan di hadapan-Mu. Jadikan kami alat-Mu untuk berbagi kebaikan pada sesama yang saat ini benar-benar membutuhkan pertolongan-Mu. Amin. (PPT)