Pulanglah Ke Rumahmu

Renungan Senin 3 Februari 2020

Bacaan: 2Sam. 15:13-14,30; 16:5-13a; Mzm. 3:2-3,4-5,6-7; Mrk. 5:1-20

Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: “Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!” (Markus 5:19)

Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus menghendaki kita untuk mewartakan kasih-Nya, perbuatan-Nya yang kita alami dalam hidup kita, kepada orang di sekitar kita, lingkungan kita dan terlebih dalam keluarga kita.

Seringkali karena pekerjaan, kesibukan dan kegiatan kita yang sangat banyak, baik di gereja maupun di komunitas, membuat kita lupa mewartakan kasih dan ajaran Tuhan Yesus kepada lingkungan kita dan keluarga kita sendiri. Kita lebih berusaha menepati janji atau memberikan waktu kepada orang lain daripada orangΒ  tua, anak maupun pasangan kita. Ini hal yang mendasar, yang berhubungan dengan waktu atau perhatian, belum lagi kata-kata yang keluar dari mulut kita. Dengan orang lain kita bisa lembut dan sopan, dengan keluarga apakah kita juga berkata kata dengan sopan dan lembut? Atau apakah ada kata-kata kasar atau malah mungkin bentakan dan cacian? Juga sikap-sikap kita lainnya yang tidak mencerminkan kasih Tuhan Yesus.

Kita sering kurang memprioritaskan orang-orang terdekat kita, sehingga orang-orang terdekat kita (keluarga) sering kecewa, dan itulah awal pewartaan yang sulit tercapai. Karena orang terdekat kita tidak percaya dan tidak yakin dengan apa yang kita sampaikan, apa yang kita janjikan, sehingga kasih yang Tuhan Yesus ajarkan tidak bisa tercermin dari perbuatan atau teladan kita.

Ada beberapa hal yang perlu kita pahami dalam menjadi murid Kristus, dengan semangat Kristiani kita mewartakan kabar gembira dan menampakkan kasih Kristus dalam hidup kita melalui :

  1. Doa dan firman (mohon kekuatan dan bimbingan Roh Kudus)
  2. Tindakan derma (karakter Kristus, penuh kasih dan perhatian, derma bukan dalam bentuk materi saja, namun memberikan waktu dan perhatian adalah derma yang terbaik)
  3. Kurban (rela memberikan diri dengan tulus dan ikhlas)
  4. Kesaksian (dalam tindakan, perbuatan dan kata-kata)

Doa:Β Ya Yesus, kami selalu ingin mengikuti Engkau. Ampuni kami apabila kami belum mampu mengikuti-Mu sepenuhnya. Semangati kami selalu untuk mau dan peka mengikuti teladan-Mu dan mengikuti perintah-Mu, agar orang-orang di sekeliling kami, terutama keluarga kami, boleh merasakan kasih-Mu melalui kami. Kami persembahkan hidup kami dalam kuasa-Mu, sebab Engkaulah Tuhan dan Juru Selamat kami yang hidup, kini dan sepanjang masa. Amin. (IJW)