Ia Inilah Anak Allah

Renungan Jumat 3 Januari 2020, Pesta Nama Yesus Yang Tersuci 

Bacaan: 1Yoh. 2:29-3:6Mzm. 98:1,3cd-4,5-6Yoh. 1:29-34.

Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah. (Yohanes 1:34)

Kekristenan sering mendapat tantangan pertanyaan sebutkan ayat di Alkitab tentang Yesus yang berkata: “Akulah Tuhan dan sembahlah Aku!”

Biasanya dijawab dengan Yohanes 13:13: “ Kamu menyebut Aku Guru dan katamu itu tepat, Akulah Guru dan Tuhan!” Pertanyaan selanjutnya, mana kalimat “sembahlah Aku”? Tentu saja kita tidak akan menemukan kalimat yang persis sama demikian karena Tuhan Yesus tidak mungkin mengaku-ngaku lalu minta disembah. Sebagai Allah Sang Pencipta alam semesta raya, Dia tidak membutuhkan itu semua. Seberapa banyak pun jawaban yang diberikan (dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), tidak akan memuaskan si penanya karena mereka memang sebenarnya tidak membutuhkan jawaban.

Tapi justru dari tantangan pertanyaan ini saya justru mengalami rahmat yang luar biasa saat malaikat Tuhan berkata kepada para gembala di padang, menurut Lukas 2:11: “Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat,  yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” Seorang malaikat tidak akan berbohong atau memodifikasi pesan. Ia pasti akan menyampaikan sesuai dengan apa yang Allah Bapa perintahkan. Tidak kurang dan tidak lebih.

Dalam Injil hari ini Rasul Yohanes juga bersaksi: “Aku telah melihat-Nya, Ia inilah Anak Allah.” Malaikat dan Rasul-Nya telah meneguhkan dan saya sangat bersyukur atas rahmat yang luar biasa, menjadi seorang Kristen yang memiliki Tuhan yang dahsyat. Ia tidak minta disembah, dipuji, diagungkan, ditinggikan, dll. Ia hanya minta kita mengasihi-Nya dengan segenap hati, jiwa, budi dan kekuatan kita. (LNO)