Senantiasa Bertobat

Renungan Jumat 13 Desember 2019, Peringatan Wajib St. Lusia

Bacaan: Yes. 48:17-19Mzm. 1:1-2,3,4,6Mat. 11:16-19

Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. (Matius 11:17)

Natal sudah semakin dekat, sukacitanya makin terasa. Kesibukan kita semakin meningkat dalam menyambutnya, entah menjadi panitia Natal di gereja maupun komunitas rohani, pertemuan Adven di lingkungan, belanja pernak pernik Natal, bakti sosial di sana sini, bahkan mempersiapkan acara liburan bersama keluarga. Semuanya sangat baik untuk dilakukan. Tetapi kiranya jangan terlena hanya di permukaan saja. Ada yang lebih penting untuk diperhatikan yaitu bagaimana suasana hati kita dalam menyambut kehadiran Sang Juru Selamat. Sudahkan penuh ucapan syukur? Sudahkah berusaha memperbarui hati terus menerus dengan senantiasa bertobat sehingga layak menjadi tempat kehadiran-Nya?

Semoga segala kesibukan ini dapat kita lakukan dengan hati yang terarah pada-Nya, bukan sekedar rutinitas kewajiban dari tahun ke tahun yang tanpa makna. Berkat Natal tidak hanya dapat dinikmati setahun sekali di bulan Desember, melainkan sepanjang tahun, asal kita mau selalu membuka hati untuk kehadiran Yesus Kristus, Sang Penebus umat manusia.

Doa: Tuhan Yesus semoga makin hari aku makin dapat memahami arti kelahiran-Mu bagi hidupku sehingga sukacita Natal selalu mengiringi langkah hidupku dalam menjalani hari-hari yang akan datang. Amin. (VLD)