Kehendak Bapa

Renungan Kamis 5 Desember 2019, Hari Biasa Pekan Adven I

Bacaan: Yes. 26:1-6Mzm. 118:1,8-9,19-21,25-27aMat. 7:21,24-27

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 7:21)

Renungan hari ini mengingatkan kita untuk menjadi pelaku firman. Apakah selama ini, kita telah menjadi pelaku firman Tuhan? Atau kita hanya membaca tanpa mengendapkan firman Tuhan, sehingga kita pun lupa untuk melakukannya?

Hari ini, kembali kita diingatkan untuk menjadi orang yang mau melakukan kehendak Bapa, sehingga kita menjadi orang yang kelak masuk dalam Kerajaan Sorga. Saya ingat sekali, betapa dulu sebelum bertobat dan mengalami hidup baru dalam Tuhan, saya sering berseru Tuhan, Tuhan, dan saya jauh dari arti sebagai orang yang melakukan kehendak Bapa. Kenapa? Karena saya tidak pernah melakukan kehendak Bapa, melainkan saya melakukan kehendak saya sendiri, dengan pemikiran saya sendiri dan mengandalkan diri saya sendiri. Sehingga yang terjadi, kehidupan saya diliputi rasa takut, khawatir dan tidak pernah merasakan damai sukacita. Kini setelah saya mengalami pertobatan, saya sadar bahwa saya harus terus berjuang untuk menjadi orang yang mau melakukan kehendak Bapa. Memang tidak mudah dan perlu perjuangan, namun akan ada rasa sukacita dan hasil yang bisa kita rasakan, jika kita mau melakukan kehendak Bapa. Sampai saat ini pun, saya masih terus belajar, berusaha dan berjuang untuk dapat melakukan kehendak Bapa. 

Mari kita bersama-sama saling mendukung untuk menjadi pelaku firman dengan mengarahkan hati dan pikiran kita untuk selalu ingat melakukan kehendak Bapa.

Untuk tetap setia dan menguatkan kita dalam usaha melakukan kehendak Bapa, antara lain :

  1. Berdoa dengan membuka hati dan pikiran kita untuk mau dibentuk dan dibimbing oleh Roh Kudus
  2. Memiliki waktu yang teratur untuk membaca firman Tuhan dan merenungkannya (Lectio Divina)
  3. Menyerahkan diri kepada Tuhan dan sadar bahwa Tuhan berdaulat penuh atas hidup kita, mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

Doa: Ya Yesus, Tuhan dan Juru Selamat kami. Tolong kami senantiasa untuk memiliki hati yang mau dibentuk, untuk menjadi pelaku firman-Mu, agar kami senantiasa mau melakukan kehendak Bapa. Bantu serta kuatkan kami selalu, apabila kehendak Bapa sulit kami lakukan atau pun kami tidak taat. Ingatkan dan topang kami ya Tuhan agar kami mau berjuang untuk melakukan kehendak Bapa, hingga pada akhirnya kami boleh masuk dalam Kerajaan Sorga. Amin. (IJW)