Kesetiaan dan Tanggung Jawab

Renungan Rabu 23 Oktober 2019

Bacaan: Rm. 6:12-18Mzm. 124:1-3,4-6,7-8Luk. 12:39-48

Sebagai murid Yesus kita sungguh bersyukur dan berterima kasih atas rahmat Tuhan yang sudah dianugerahkan dalam hidup kita setiap harinya. Sebagai orang beriman, kita mengerti dan tahu, bahwa Allah adalah setia dan bertanggung jawab atas semua ciptaan-Nya terutama pada kita manusia yang dicintai-Nya. Maka Injil hari ini mengajar kita manusia, sesungguhnya hendaknya kita memahami arti kehidupan ini sebagai seorang hamba yang ditugasi oleh Tuannya mengurus rumah Tuannya dengan bijaksana dan setia. Kedatangan Tuannya tidak bisa diprediksikan, tidak terduga-duga. Hamba harus selalu siap siaga tidak boleh teledor. Bahkan dalam Injil hari ini ditulis tentang kriteria hukuman dan konsekuensi siap dan tidak siapnya hamba.

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut. (Lukas 12:48b)

Selain itu masih ada lagi yang harus kita perhatikan yaitu:

Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. (Roma 6:17-18)

Tuhan mengharapkan kita murid Yesus yang diutus oleh-Nya berani bertanggung jawab menjalankan rahmat panggilan ini dengan penuh pengorbanan, karena kita sungguh mencintai Yesus Juru Selamat kita.

Doa: Ya Tuhan Yesus, kami sangat mencintai-Mu. Kami mau tinggal di dalam Engkau, karena Engkau sudah terlebih dahulu tinggal di dalam diri kami. Kami mencintai-Mu Yesus, Tuhan kami. Amin.

Vincent A. Dipojugo