Bagaimana Kita Berdoa

Renungan Kamis 10 Oktober 2019

Bacaan: Mal. 3:13-4:2aMzm. 1:1-2,3,4,6Luk. 11:5-13

Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. (Luk. 11:8)

Setelah Yesus mengajarkan tentang doa Bapa Kami, Yesus juga mengajarkan cara berdoa agar doa kita dapat dikabulkan.  

Dari Injil Lukas 11:8 ini kita mengetahui bahwa tuan rumah itu tidak mau bangun dan memberikan. Tuan rumah ini tidak mau bangun dan memberikan karena ia mempunyai kepentingannya sendiri, di mana malam hari itu dia sudah bersama anak-anaknya dan hendak tidur. Demikian pula ketika kita meminta kepada Tuhan. Seringkali kita meminta semena-mena, tanpa mengetahui apa yang menjadi kehendak Tuhan. 

Orang yang datang itu mengaku sahabat tuan rumah. Sehingga pada akhirnya tuan rumah itu pun memberikan apa yang diminta oleh sahabatnya. Siapakah yang disebut sahabat Yesus? Yaitu orang yang taat pada perintah Bapa. Seperti tertulis di Yohanes 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. 1 Yoh 3:22  Apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.

Disebutkan pula bahwa sikap sahabat itu tidak tahu malu. Kita pun sering jatuh dalam dosa sehingga tidak layak bagi-Nya. Namun Tuhan Yesus Maha Pemurah Maha Rahim selalu menerima kita yang datang kembali  kepada-Nya, yang melakukan pertobatan terus menerus. 

Pada akhirnya tuan rumah pun bangun dan memberikan kepada sahabatnya. Permohonan yang didoakan dengan penuh iman dan kepercayaan akan dikabulkan. 

Bacaan hari ini menguatkan saya untuk tetap setia menjadi pelaku firman dan melakukan pertobatan yang terus menerus, berdoa dengan penuh  iman dan bersandar pada kehendak-Nya dan niscaya semua permohonan kita dikabulkan-Nya.

Terima kasih Tuhan, dalam ketidaklayakanku, Engkau masih mengasihiku dan memeliharaku. Amin. (IDJ)