Terikat

Renungan Minggu 8 September 2019, Hari Minggu Biasa XXIII

Bacaan: Keb. 9:13-18Mzm. 90:3-4,5-6,12-13,14,17Flm. 9b-10,12-17; Luk. 14:25-33

Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku. (Luk. 14:33)

Perikop dari Injil hari ini menjadi sabda Tuhan yang mendasari materi “Harga Seorang Murid” suatu tantangan dan sekaligus syarat yang Tuhan Yesus nyatakan kepada orang-orang yang mau menjadi murid-Nya.

Hari ini pada Luk. 14:25, kalimat “banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus… Ia berkata kepada mereka:”; menarik perhatian saya karena sabda ini bukan hanya bagi orang-orang yang akan mengikuti, tetapi juga kepada orang-orang yang telah mengikuti Yesus.

Saya merenungkan kembali mengapa Tuhan ingatkan hal ini kepada saya yang mengaku “telah” menjadi murid-Nya, hal-hal apa yang belum dapat saya lepaskan? Apakah saya masih terikat kepada sesuatu yang tidak saya sadari?

Menghubungkan dengan bacaan kedua dari Surat Rasul Paulus kepada Filemon, Rasul Paulus meminta agar Filemon dapat melepaskan pengampunan pada Onesimus dan menerimanya kembali. Kemudian saya merenungkan apakah mungkin saya menyimpan kebencian atau rasa tidak suka pada seseorang yang tidak saya sadari?

Doa: Roh Kudus, mohon Engkau memenuhi hati dan pikiranku agar aku dapat menyadari kebencian-kebencian yang masih tertinggal di hatiku dan dengan kekuatan-Mu aku dapat melepaskan pengampunan. (FSH)