Mercusuar

Renungan Senin 23 September 2019

Bacaan: Ezr. 1:1-6Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6Luk. 8:16-18

Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya. (Luk. 8:16-18)

Ketika beberapa bulan yang lalu saya berlibur ke pulau Belitung, di dekat pantainya yang begitu indah, saya melihat sebuah bangunan yang sangat tinggi atau menara di mana kalau malam hari di bagian puncaknya ada sumber cahaya yang berfungsi untuk membantu navigasi kapal laut. Menara itu disebut mercusuar atau menara api.

Tuhan Yesus menghendaki agar setiap orang yang sudah dibaptis menjadi pembawa kabar baik. Sebagai seorang pembawa kabar baik saya pun diutus untuk menjadi mercusuar bagi orang di sekitar saya, terutama mereka yang dalam kegelapan. Melalui injil hari ini saya semakin disadarkan, bahwa saya harus menjadi terang yang membawa orang di sekitar saya mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus sumber cahaya itu sendiri. Supaya mampu menjadi mercusuar bagi orang-orang di sekitar saya, tentu saja dengan tinggal di dalam sumber cahaya dan firman-Nya tinggal serta tumbuh subur dalam hati saya, sehingga mata hati saya dapat semakin peka melihat karya-Nya yang sungguh luar biasa dalam hidup saya. Semuanya ini menjadikan hasratku yang besar untuk dapat menjadi pembawa kabar baik melalui seluruh hidupku.

Doa: Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk kasih karunia-Mu yang terus menarik aku untuk tinggal di dalam Engkau. Mampukan aku ya Tuhan, untuk selalu tanggap dan setia datang kepada-Mu dan terus tinggal di dalam Engkau, agar aku dapat bersinar dan menjadi cahaya bagi sesamaku. (CTS)