Tuhan Melihat Hati

Renungan Sabtu 24 Agustus 2019, Pesta St. Bartolomeus, Rasul, Martir

Bacaan: Why. 21:9b-14Mzm. 145:10-11,12-13ab,17-18Yoh. 1:45-51

Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” (Yoh. 1:47)

Dalam pesta St. Bartolomeus, Rasul, firman Tuhan hari ini mengajak kita memahami hakekat panggilan hidup kita masing-masing. Kita tidak mampu menutupi diri sendiri, karena mata Tuhan melihat segala sesuatu di dalam diri kita. Kelemahan dan kekurangan kita, bahkan cacat-cacat diri kita, Tuhan sudah tahu. Itu bukan ukuran bagi Tuhan untuk menentukan pantas tidaknya kita dipanggil. Cara melihat Tuhan jauh lebih dalam, ketimbang cara manusia melihat dan menilai. Bukan karena kepantasan kita, bukan juga karena kualitas diri kita yang hebat, tetapi Tuhan ingin memakai dan memanggil hidup kita sebagai pribadi seutuhnya.

Yang paling utama adalah persembahkan diri kita seutuhnya kepada Tuhan. “Jangan ada kepalsuan di dalam diri kita, jadilah manusia sejati!” Inilah yang dikatakan Yesus ketika melihat Natanael: “Lihatlah, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” (Yoh.1:47).

Yang kedua, dengan rendah hati akuilah Kuasa Tuhan yang mampu melihat menembus sampai ke dalam hati nurani kita, bahwa ada hal baik dalam diri kita dan bisa mengubah setiap kelemahan lahiriah kita.

Tidak ada alasan apapun bagi kita untuk menyombongkan diri dalam panggilan hidup kita saat ini. Hargailah panggilan hidup kita masing-masing dan jalanilah dengan setia dengan dorongan Roh Kudus yang sudah Tuhan anugerahkan kepada kita. Kobarkanlah semangat panggilan hidup ini terus-menerus!

URAPILAH KAMI DENGAN ROH KUDUSMU, YA TUHAN!

Doa: Ya Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur atas panggilan hidup yang sudah kami terima. Kobarkanlah kesetiaan dalam diri kami dalam menjalani panggilan hidup ini tetap penuh semangat melayani-Mu dan sesama sampai akhir hidup kami. Demi Kristus Tuhan kami yang hidup dan berkuasa sekarang dan selama-lamanya. Amin. Tuhan memberkati kita semua.

Vincent A. Dipojugo.