#sayadipilih

Renungan Kamis 22 Agustus 2019

Bacaan: Hak. 11:29-39a; Mzm. 40:5,7-8a,8b-9,10Mat. 22:1-14

Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. (Mat. 22:14)

Saya menerima undangan pernikahan seorang sahabat, waktu dan tempat lengkap beserta petanya, beberapa pesan bahkan disampaikan dengan jelas dalam undangan tersebut, misalnya; ditulis for 2 persons, kartu kecil dengan pita kecil bertuliskan, change with souvenir, dress code = evening gown, dan tanda X pada karangan bunga yang artinya hanya menerima uang/angpao pun dicetak pada undangan. Sebegitu jelas sehingga saya dapat mempersiapkan segalanya sesuai dengan yang dikehendaki sahabat saya. Karena saya mengenakan dress code yang sesuai, mengisi buku tamu dengan memasukan angpao, datang berdua maka saya pun dapat menikmati perjamuan pernikahan sahabat saya dengan nyaman dan senang, pulang membawa souvenir sebagai kenang-kenangan.

Bila untuk sebuah undangan pernikahan sahabat yang hanya beberapa jam saja saya mau bersusah payah mempersiapkan segala sesuatu agar bisa masuk, bagaimana saya mempersiapkan undangan Tuhan yang bersifat kekal? Karena banyak yang dipanggil dalam undangan-Nya tetapi sedikit yang dipilih. Apa yang harus saya lakukan? “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat. 18:3) dan “Aku memberikan perintah barukepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yoh13:34) juga, “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. (Ibr. 12:14). Maka marilah kita mempersiapkan pakaian pesta dan mengenakannya setiap waktu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam” (1 Tes. 5:2). Dan pastikan #sayadipilih masuk dalam kerajaan sorga karena rahmat Ilahi untuk setia dalam pertobatan, kasih dan kekudusan.

Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur untuk setiap waktu yang telah Engkau berikan kepada kami, boleh datang ke hadirat-Mu. Dengan segala keterbatasan dan kelemahan kami, ampunilah kesalahan dan dosa kami, ajarilah kami untuk menyadari akan panggilan-Mu sebagai undangan dalam kerajaan sorga, bimbinglah kami agar hidup dalam pertobatan sejati dan mengasihi sesama kami sebagaimana Engkau mengasihi kami. Kuatkanlah kami untuk berjuang hidup dalam kekudusan karena Engkau sungguh tahu betapa lemahnya kami. Namun kami percaya bahwa Roh Kudus-Mu yang akan memberikan kekuatan kepada kami agar hidup seturut kehendak-Mu sehingga ketika saatnya tiba, Engkau memanggil kami pulang, kami menjadi bagian dari orang yang Engkau pilih untuk boleh bersama dalam kerajaan-Mu yang kekal. Demi Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin. (VDL)