Iman Yang Menyembuhkan

Renungan Rabu 7 Agustus 2019

Bacaan: Bil. 13:1-2a,25 – 14:1,26-29,34-35Mzm. 106:6-7a,13-14,21-22,23Mat. 15:21-28

Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh. (Mat. 15:28)

Bacaan Injil hari ini sungguh sangat menarik. Bagaimana seorang Ibu Kanaan datang minta tolong kepada Yesus untuk menyembuhkan anaknya yang kerasukan setan. Tentu ibu itu sangat sedih dan tidak tahan melihat anaknya menderita. Kasih yang demikian besar seorang ibu terhadap anak telah mendorongnya untuk mencari kesembuhan. Ia berharap dengan sungguh-sungguh bahwa anaknya bisa sehat dan pulih kembali. Ia mendengar dari banyak orang bahwa Yesus mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Cerita kesaksian dari banyak orang itulah yang membuatnya percaya bahwa Yesuslah orang yang akan menyembuhkan anaknya.

Kasih kepada anak, harapan agar anaknya sembuh, dan kepercayaan yang kuat bahwa Yesus yang punya kuasa menyembuhkan, telah mendorong dan melangkahkan kakinya datang kepada Tuhan Yesus. Yang tak disangka adalah ketika dia minta dikasihani, sepertinya Tuhan Yesus jual mahal dan tidak peduli. Murid-muridnya pun minta agar Yesus mengusirnya. Tetapi kasih dan harapan agar anaknya sembuh membuatnya nekat, dia berteriak minta tolong tanpa malu-malu. Bahkan, ketika disamakan dengan anjing yang tidak patut menerima roti yang seharusnya disediakan bagi anak-anak (Mat. 15:26), ibu itu tidak sakit hati, tidak kecewa. Ia malah menjawab, “Benar Tuhan, tetapi anjing-anjing pun makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” (Mat. 15:27). Perjuangannya, kenekatannya, kepercayaannya, membuahkan hasil. Kata Yesus kepadanya, “Hai Ibu, sungguh besar imanmu! Terjadilah bagimu seperti yang kau kehendaki.” (Mat. 15:28). Maka anaknya sembuh.

Kasih dan harapan yang begitu kuat telah mendorong Ibu itu mencari kesembuhan. Kesaksian yang didengar dari orang-orang tentang Yesus, membawa langkah kaki ibu itu kepada-Nya. Iman yang kuat akan kuasa Tuhan Yesus, membuat dia nekat yang mengalahkan rasa malu, minta tolong kepada Yesus. Iman yang kuat inilah yang membuahkan keselamatan yaitu kesembuhan anak perempuannya.

Doa: Tuhan Yesus, tambahkanlah selalu iman kami kepada-Mu supaya kami beroleh keselamatan kekal. Amin. (MYM)