Sadar Diri dan Tahu Berterima Kasih

Renungan Minggu 30 Juni 2019

Bacaan: 1Raj. 19:16b,19-21Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11Gal 5:1,13-18Luk. 9:51-62

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. (Gal. 5:13)

 Shalom sahabat-sahabat SEP dan KEP.

Bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan kehidupan kekristenan kita. Kita yang telah dipanggil untuk merdeka, apakah sadar diri dan tahu berterima kasih, bahwa kemerdekaan yang kita jalani telah dibayar dengan harga yang mahal, kematian Yesus Anak Allah di atas kayu salib.

Setiap orang kristiani tahu, bahwa dia dimerdekakan dari dosa. Tetapi berapa banyak yang benar-benar tahu, dia dimerdekakan untuk apa. Ketika orang kristiani tidak menyadari hal ini, maka kemerdekaan itu akan digunakan kembali untuk hidup dalam dosa. Dia hidup sebagai orang yang tidak tahu berterima kasih. Hidup di dalam keegoisan, hanya untuk memuaskan keinginan daging, yang akhirnya berujung pada kebinasaan, pada kematian kekal.

Tuhan Yesus dengan jelas mengatakan, “Anak manusia datang bukan untuk membinasakan orang, melainkan untuk menyelamatkannya.”

Agar kita tidak menyia-nyiakan keselamatan yang Tuhan Yesus sudah berikan, setelah tahu dengan pasti, dimerdekakan untuk melayani dengan kasih, maka sebagai evangelizer, pembawa kabar baik kepada sesama, dengan penuh sukacita kita wartakan, bahwa di dalam Kristus ada keselamatan dan kemerdekaan.

Untuk itu kita perlu hidup dipimpin oleh Roh Kudus, mau merendahkan diri sebagai pelayan Kristus, menerima panggilan-Nya, berani meninggalkan zona nyaman, seperti yang dilakukan oleh Elisa saat dipanggil oleh Elia. Maka kita akan selalu menjadi orang yang sadar diri dan tahu berterima kasih kepada Tuhan.

Doa: Allah Bapa di Sorga, utuslah Roh Kudus-Mu untuk memenuhi dan memimpin hidupku, sehingga menjadi orang yang sadar diri dan tahu berterima kasih dengan melayani sesama dengan kasih, mewartakan keselamatan dan kemerdekaan Tuhan. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin. (HLTW)