Tujuan Akhir

Renungan Rabu 8 Mei 2019

Bacaan: Kis 8:1b-8; Mzm. 66:1-3a.4-5.6-7a; Yoh. 6:35-40

Sebab inilah kehendak BapaKu, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” (Yoh. 6:40)

Ketika kita datang kepada Yesus dan percaya kepada-Nya, Tuhan katakan bahwa kita tidak akan lapar dan haus lagi. Kita tidak lagi mencari-cari dan berharap akan sesuatu yang tidak pasti, karena kita sudah menemukan tujuan akhir kita dan bahkan beroleh jaminan untuk sampai kepada tujuan akhir tersebut. Tak satupun dari kita dibiarkan terhilang, apalagi dibuang.

Tuhan memegang hidup kita, memelihara dengan kasih-Nya yang sempurna. Meski kadang dengan cara yang kita tidak mengerti.

Seperti pada jemaat mula-mula, yang mengalami berbagai kesulitan dan himpitan hidup. Mungkin dalam tekanan ekonomi yang terasa begitu berat, melewati banyak kesakitan dan kesusahan. Tantangan dan masalah seakan tak ada habisnya, sambung menyambung. Bahkan kadang terasa seakan segalanya nampak sia-sia. Namun sesungguhnya Tangan kasih Tuhan tak pernah melepaskan kita, karena Dia takkan membiarkan kita terhilang, apalagi membuang kita.

Bagi Tuhan tak ada perjuangan atau karya yang sia-sia, semuanya berharga di mata Tuhan. Karena untuk itulah Tuhan sudah turun ke dalam dunia ini dan menanggung Salib-Nya dengan sengsara dan derita yang habis-habisan, supaya apapun yang kita lewati bersama Dia, bernilai sebagai jalan menuju tujuan akhir kita. Untuk kelak dibangkitkan bersama Dia menuju hidup yang kekal.

Salam dan berkat serta sukacita Paskah Tuhan bagi semua. (JTI)