Rumah Bapa

Renungan Jumat 17 Mei 2019

Bacaan: Kis. 13:26-33 ; Mzm. 2:6-7.8-9.10-11 ; Yoh. 14:1-6

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6)

Melalui bacaan injil hari ini, Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai jalan kebenaran dan hidup. Dia mengajar kita, memberi petunjuk dan arah kemana kita harus mengarahkan kehidupan kita. Yesus mengantarkan kita karena Dia sendiri adalah jalan, sehingga orang yang berjalan di dalam Dia dan bersama Dia tidak mungkin tersesat dan pasti akan sampai kepada Allah.

Yesus adalah kebenaran. Dia setia, tulus dan dapat dipercaya, serta tidak terbatas kebenaran-Nya. Semua itu nampak dalam seluruh kehidupan-Nya. Setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan dikecewakan. Dia adalah benar dan di dalam Dia kita akan menemukan kepastian.

Yesus adalah hidup. Semua itu bisa dilihat secara fisik, yaitu seperti hidup apa adanya, baik di dunia ini maupun secara Ilahi, yaitu hidup dalam persekutuan dengan Allah. Hidup yang ditawarkan Yesus kepada kita, adalah hidup Ilahi, hidup dalam persekutuan dengan Allah. Lewat Dia, kita bisa dan pasti selamat ke Rumah Bapa.

Semua orang yang percaya kepada-Nya beroleh harapan dan iman yang sejati, yaitu bersatu dengan Bapa di surga. Dengan meletakkan kepercayaan kepada Yesus, harapan dan iman sejati itu berbuah banyak dan langkah hidup kita diterangi oleh Roh Kudus-Nya. Karena Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Dia.

Sahabat-sahabatku, orang beriman hidup dari harapan, harapan akan janji Yesus bahwa Dia akan menyediakan tempat bagi kita setelah perjalanan hidup kita di dunia ini. Rumah Bapa adalah tujuan akhir dari hidup kita.

Sahabat-sahabatku, semoga Tuhan Yesus selalu membarui hati, jiwa dan roh kita, agar kita selalu berjalan di jalan kebenaran-Nya, dan menghayati hidup ini dengan penuh iman, harapan dan cinta kasih, agar supaya kelak bila tugas-tugas kita di dunia ini sudah selesai, kita bisa bersatu dengan Dia di dalam Rumah Bapa di surga. Amin. (TFK)