Hidup Yang Berbuah

Renungan 14 Mei 2019

Bacaan: Kis. 1:15-17,20-26Mzm. 113:1-2,3-4,5-6,7-8Yoh. 15:9-17

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. (Yoh. 15:16)

Kita manusia sering bertanya untuk apa kita hidup di dunia ini. Sering pula kita berharap mendapatkan jawabannya di dalam perjalanan hidup kita mulai kecil sampai besar. Apakah kita mendapatkan jawabannya?

Kebanyakan jawaban yang diperoleh adalah hiduplah dengan tujuan untuk sukses dengan mengejar karir yang diinginkan, mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk membiayai hidup yang sekarang ini tidak murah dan menyiapkan warisan untuk anak saat kita meninggal. Sehingga tujuan kebanyakan kita adalah memiliki banyak materi, kesehatan yang bagus, memiliki karir yang bagus, dan memiliki keluarga yang harmonis. Bahkan dalam beriman pun dengan tujuan agar terpenuhinya hal-hal tersebut.

Kalau manusia mau mencari tujuan hidup kita di dalam Tuhan maka kita akan mendapatkan jawaban kalau hidup bukan hanya tentang “aku” tetapi tentang bagaimana “aku dapat menjadi berguna bagi orang lain”.

Injil hari ini mengatakan bahwa supaya kita pergi dan menghasilkan buah. Tuhan menciptakan kita dengan satu tujuan, yaitu berbuah atau menjadi berkat bagi orang lain. Sehingga apa yang kita kerjakan dan yang kita punyai bukan hanya untuk kepentingan kita saja tetapi juga untuk kepentingan orang lain, itulah artinya berbuah yang bisa dinikmati juga oleh orang lain. Tuhan juga mengatakan bahwa apabila kita menuruti perintah-Nya, maka kita akan tinggal dalam kasih-Nya dan semuanya itu dikatakan oleh Tuhan supaya sukacita Tuhan penuh dalam kita.

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. (Yoh. 15:10-11)

Tuhan Yesus memberkati. (MHP)