Dipimpin Roh Kudus

Renungan Rabu 29 Mei 2019

Bacaan: Kis. 17:15,22 – 18:1Mzm. 148:1-2,11-12ab,12c-14a,14bcdYoh. 16:12-15

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (Yoh. 16:13)

Shalom Saudaraku terkasih dalam Kristus.

Sejak kita dibaptis maka kita sudah menerima Roh Kudus dalam hidup kita. Roh Kudus inilah yang memimpin dan membimbing kita untuk bisa hidup benar dalam Tuhan. 

Kita sudah paham bahwa kebenaran dalam Tuhan berbeda dengan kebenaran milik dunia. Kebenaran dalam Tuhan adalah mutlak benar sedangkan kebenaran milik dunia ini adalah relatif. Kita tahu bahwa kebenaran di dunia ini bisa dibeli dengan apapun. Salah satu contoh banyak kejadian dalam pengadilan bahwa siapa yang mempunyai banyak uang bisa mengubah yang salah menjadi benar. Jadi kebenaran di dunia ini bisa dibeli dengan uang.

Nah kita sebagai anak-anak Tuhan yang sudah menerima Roh Kudus yang merupakan Roh Kebenaran dalam hidup kita, maka kita pun harus berani bertindak. Jangan lagi kita mudah disesatkan oleh dunia ini. Memang saudaraku terkasih untuk hidup benar di dunia ini tidak mudah karena begitu banyak cobaan dan tantangan yang akan kita alami kalau kita mau hidup benar menurut firman Tuhan.

Contoh dalam dunia kerja seperti yang saya alami begitu banyak tipu muslihat dan saling menjilat atasan hanya demi sebuah pujian dan kenaikan jabatan. Mereka menganggap semua itu wajar saja karena menurut mereka semua orang juga melakukan hal itu. 

Awalnya saya sungguh tidak menyangka melihat mereka yang di depan baik ternyata di balik semua itu mereka menghalalkan segala cara. Saat itu saya juga dihadapkan pada cobaan untuk ikut melakukan semua itu, tetapi saat saya berdoa saya mendengar suara dalam hati saya yang berkata “jangan”. Dan saya percaya bahwa itu Roh Kudus yang mengingatkan saya. Singkat cerita saya tetap berjalan di dalam jalan Tuhan dalam pekerjaan saya dan sungguh luar biasa hasil yang bisa saya capai benar-benar di luar dugaan. Tanpa harus menjilat atasan dan melakukan tipu muslihat saya bisa tetap berprestasi dalam pekerjaan saya.

Mari Saudara terkasih, saya mengajak Saudara semua untuk terus hidup benar di dalam Tuhan. Dengan bimbingan Roh Kudus, maka semua yang kelihatan mustahil akan menjadi mungkin. Amin. Tuhan memberkati kita semua. (LSN)