Siapa Yang Dapat Diselamatkan?

Renungan Senin 4 Maret 2019

Bacaan: Sir. 17:24-29Mzm. 32:1-2,5,6,7Mrk. 10:17-27

Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (Mrk. 10:21)

Bacaan Injil menceritakan mengenai pemuda kaya raya yang merasa sudah melakukan sepuluh perintah Allah. Pemuda ini bertanya kepada Yesus: “Apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Kemudian Yesus menjawab supaya dia menjual semua yang dia miliki dan membagikannya kepada orang miskin. Dia menolak apa yang diminta oleh Yesus.

Yesus menghendaki kita semua mempunyai hati yang lepas bebas dari ketergantungan pada sesuatu yang bersifat jasmani. Yesus meminta kita menanggalkan keakuan melalui pertobatan dan mempercayakan diri kita sepenuhnya pada Tuhan. Seperti pemuda yang kaya raya tadi yang diminta oleh Yesus untuk menjual semua yang dimilikinya.

Memang bagi manusia, semua itu tampak tidak mungkin, karena manusia sering diliputi kekhawatiran akan segala hal duniawi. Tetapi bagi Tuhan semuanya itu mungkin, apabila kita benar-benar menyerahkan diri kita dalam pemeliharaan Tuhan. Seperti yang tertulis di Mrk. 10:27, Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

Oleh karena itu, marilah kita selalu menggantungkan diri kita pada penyelenggaraan Tuhan semata, Dialah yang memelihara hidup kita. Semua kekayaan dunia ini tidak bisa menjamin keselamatan kita. Hanya Yesuslah jalan keselamatan kita. Amin. (JRW)