Murah Hati

Renungan Senin 18 Maret 2019

Bacaan: Dan. 9:4b-10Mzm. 79:8,9,11,13Luk. 6:36-38

Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. (Luk. 6:36)

Tuhan Yesus mengajak kita semua para murid-Nya agar mau bersikap rendah hati, mau mengampuni, mau mengasihi sesama dan rela berkorban untuk menolong sesama, karena hanya orang yang seperti itulah yang layak masuk ke dalam kerajaan Allah, bersatu dengan Allah Bapa di surga. Tuhan Yesus bersabda, “Hendaklah kamu murah hati sebagai Bapamu adalah murah hati.” Tuhan telah memberikan kasih-Nya secara cuma-cuma kepada kita, Dia tidak memperhitungkan dosa dan kesalahan kita, maka selayaknyalah kita pun bersikap dan berlaku seperti Dia.

Pengampunan bersifat Ilahi tidak mengenal takaran atau batas. Dengan mengampuni maka segala dosa dan kesalahan kita pun akan diampuni Tuhan. Berilah maka kamu akan diberi, karena ukuran yang kita pakai untuk mengukur sesama kita juga akan diukurkan kepada kita oleh Bapa di surga. Jadi kalau kita tidak bisa dan tidak mau mengampuni kesalahan sesama kita, maka Allah Bapa di surga pun tidak mengampuni segala dosa dan pelanggaran kita.

Sahabat-sahabatku, menjadi orang yang murah hati dan mau mengampuni bukanlah hal yang mudah, saya pernah mendengar penuturan dari beberapa orang di sekitar saya yang mengatakan bahwa, “Aku ini kalau disakiti orang, seumur hidup akan selalu ingat dengan perkataannya yang menyakitkan itu.” Ada lagi yang mengatakan, “Aku kalau disakiti orang, sebenarnya aku ingin mengampuni dia tapi begitu aku bertemu dengan orang itu langsung aku ingat dengan kata-katanya yang menyakitkan hatiku.” Jadi intinya orang-orang tersebut masih belum bisa atau tidak mau mengampuni.

Sahabat-sahabatku, marilah kita bermurah hati dengan berbagi kasih kepada sesama, mengampuni sesama, agar kita tidak merampas hak dan kesejahteraan sesama kita. Allah mencurahkan berkat-Nya secara cuma-cuma kepada kita sebagai anak-anak Allah. Marilah kita pun bersikap murah hati seperti Bapa yang adalah murah hati. Agar supaya Allah sumber kehidupan selalu membimbing kita dalam setiap langkah hidup kita, sehingga kita semua mampu bermurah hati kepada siapa pun. Amin. (MFK)