Mengakui Kesalahan

Renungan Jumat 29 Maret 2019

Bacaan : Hos. 14:2-10 ; Mzm. 81:6c-8a.8bc-9.10-11ab.14.17 ; Mrk. 12:28b-34

Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: “Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami. Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. (Hos. 14:3,5)

Mengakui suatu kesalahan, apalagi kepada anak buah, adalah suatu hal yang sulit saya lakukan karena ada perasaan bahwa saya tidak mungkin melakukan kesalahan melainkan merekalah yang menyebabkan kesalahan ini terjadi. Sebagai seorang yang mengurusi keuangan suatu perusahaan, saya bertanggung jawab untuk memberikan gaji kepada karyawan perusahaan di setiap tanggal yang sudah ditentukan. Banyak masalah yang saya hadapi mulai dari data dari personalia yang tidak benar, atau laporan karyawan masuk yang tidak lengkap, sehingga menyebabkan pengiriman data ke bank untuk melakukan transfer menjadi terlambat dan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan oleh bank tersebut.

Peristiwa ini hampir setiap bulan saya alami dan pada akhirnya seringkali menguras tenaga dan pikiran saya. Namun pada suatu waktu saya menjadi sadar dan berani mengakui bahwa cara saya berelasi dengan teman-teman dari personalia tidaklah benar dan saya berani mengakuinya serta meminta maaf. Sejak saat itu kami mendapatkan solusi bagaimana caranya agar proses untuk pemberian gaji menjadi lebih mudah, pengiriman data tidak terlambat, dan perhitungannya tepat.

Bacaan hari ini mengingatkan saya bahwa ketika saya menyadari dan mengakui kesalahan dan dosa saya, maka Allah yang Maha Rahim akan segera memberikan pengampunan dan pemulihan dalam kehidupan saya. Pada akhirnya saya akan menerima rahmat dan kasih Allah yang menjadikan saya anak Allah yang hidup dalam rencana–Nya.

Doa: Bapa yang baik, terima kasih untuk Roh Kudus yang Kau berikan dalam hidupku. Bimbinglah aku agar dapat mengerti kesalahan dan dosa-dosaku, selalu berani mengakuinya dengan jujur di hadapan-Mu, dan melawan segala yang jahat dari dalam hatiku. Amin. (CTS)